Mantan Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Demokratik (PRD) Petrus Hariyanto mengaku kecewa dengan langkah mantan Ketua Umum PRD Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto dalam gelaran Pilpres 2024 - NESIANEWS.COM

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Demokratik (PRD) Petrus Hariyanto mengaku kecewa dengan langkah mantan Ketua Umum PRD Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto dalam gelaran Pilpres 2024

- Wartawan

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Mantan Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Demokratik (PRD) Petrus Hariyanto mengaku kecewa dengan langkah mantan Ketua Umum PRD Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo Subianto dalam gelaran Pilpres 2024. Menurut dia, Budiman telah mengkhianati perjuangan kawan-kawannya yang ingin kasus penculikan aktivis reformasi yang dilakukan Tim Mawar Kopassus, yang ketika itu dipimpin Prabowo, diusut tuntas.
Apa yang dilakukan oleh kawan kami, Budiman Sudjatmiko, sungguh langkah yang membuat kami kecewa karena dia menjadi bagian dari gerakan yang ingin melupakan sejarah masa lalu. Impunitas akan terus langgeng,” kata Petrus lewat rekaman video yang ditampilkan dalam acara diskusi publik yang digelar Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) di Jakarta, Rabu (26/7/2023
Petrus menuturkan, dia dan mantan aktivis PRD lainya ingin berbagai kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi menjelang reformasi 1998 diusut tuntas dan pelakunya dihukum.

Termasuk kasus penculikan yang menimpa aktivis mahasiswa yang tergabung di PRD. Apalagi, masih ada rekannya yang belum ditemukan sampai sekarang.Menurut Petrus, penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat itu adalah utang generasinya untuk masa depan. Apabila kasus-kasus tersebut tidak diselesaikan, maka kejadian serupa akan terulang kembali pada masa yang akan datang…kasus penculikan aktivis. Menurut Petrus, kenyataan tersebut menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sangat permisif terhadap para pelaku pelanggaran HAM.

BACA JUGA :  Tim Safari Komlek Mabesal Sambangi Satuan TNI Angkatan Laut Wilayah Sabang

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini dia (Prabowo) punya potensi jadi presiden. Kami sedih, sangat sedih dan tentunya kami ingin menyumbangkan tenaga bahwa ini tidak boleh dibiarkan, harus ada proses perlawanan,” kata pria yang pernah dipenjarakan oleh Orde Baru karena dituding menjadi dalang peristiwa Kudatuli 1996 itu.Sebelumnya, tepatnya pada Selasa (18/7/2023) malam, Budiman Sudjatmiko mengunjungi kediaman Prabowo di di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Keduanya menggelar pertemuan tertutup selama dua jam, yang disertai acara nyanyi bareng dan makan malam.

BACA JUGA :  Polda NTB Himbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas Wilayah

Kepada awak media, Budiman mengatakan bahwa salah satu topik dalam pertemuan itu adalah soal masa lalunya dengan Prabowo. Budiman mengakui, dirinya dan Prabowo dulu jelang dan sepanjang 1998 berada di posisi saling berhadap-hadapan. Prabowo mengakui pula hal tersebut.

“Saya mantan aktivis, Pak Prabowo mantan tentara elite. Kita pernah berhadapan. Dulu pernah,” kata Budiman tanpa menuntaskan kalimatnya.

Budiman mengatakan hal itu sembari tertawa menghadap ke arah Prabowo yang berdiri di sampingnya. Prabowo merespons dengan tersenyum kecut.

Budiman melanjutkan, meski berseberangan, dirinya dan Prabowo ketika itu sama-sama mempertaruhkan nyawa, kehormatan, dan cita-cita masing-masing. Dia mengaku mengenang perseteruannya dengan Prabowo itu sebagai masa lalu karena kini kondisi bangsa sudah lebih baik dibanding era Orde Baru, dan mereka sudah sama-sama dewasa untuk memahami perbedaan.

Alih-alih terjebak dengan masa lalu, Budiman mengaku ingin fokus memikirkan masa depan bangsa bersama Prabowo. “Kita berhutang kepada masa depan, bukan berutang kepada masa lalu,” kata aktivis reformasi yang kini menjadi politisi PDIP itu.

BACA JUGA :  Pembina dan PjS. Ketua Jalasenastri Cabang 9 Korcab III DJA I Ikuti Tatap Muka Secara Virtual Dengan Pembina Jalasenastri Armada RI

Dia pun berharap karier politik Prabowo tak lagi dibebani oleh peristiwa masa lalu. “Saya apresiasi, ajak Pak Prabowo ayok jalan terus. Mudah-mudahan, kita memberikan dukungan agar orang-orang terbaik bangsa ini seperti Pak Prabowo tidak terus diganduli masa lalu,” kata Budiman.

Dalam pertemuan tertutup itu, Budiman juga menyampaikan wacana menyatukan kaum nasionalis kepada Prabowo, yang merupakan calon presiden dari Partai Gerindra. Menurut dia, persatuan kaum nasionalis dibutuhkan untuk menjaga dan memajukan Indonesia pasca-2024 di tengah guncangan global akibat perang Rusia versus Ukraina.

Ketika dikonfirmasi apakah persatuan kaum nasionalis itu berarti menduetkan Prabowo dengan capres PDIP Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, Budiman tak menampik. Dia menyebut, duet kaum nasionalis bisa menenangkan pilpres dalam satu putaran pemilihan

 

Red supriyadi

Berita Terkait

Berikan Kesan Hangat dan Semangat, Pangkoarmada I Kunjungi Lantamal XII
Kapolres Bima Kota Pimpin Apel Gelar Kelengkapan Kendaraan Dinas dan Almatsus dalam Rangka Kesipan Pengamanan Pemilu 2024
Jasa Raharja dan Polda Maluku Gelar Kampus Gathering
Ketum HIKMU Nabil M.Salim Serahkan Kaos Kie Raha FC
Tingkatkan Standar Keamanan Bandara, Apex In Security Review Digelar Di Bandara Lombok
Pesawat Tambora Air Alami Kecelakaan Di Bandara Lombok
Gelar RUPS, Pemegang Saham Rombak Susunan Direksi Jasa Raharja
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 September 2023 - 21:40 WIB

Berikan Kesan Hangat dan Semangat, Pangkoarmada I Kunjungi Lantamal XII

Kamis, 21 September 2023 - 21:09 WIB

Senin, 18 September 2023 - 10:33 WIB

Jasa Raharja dan Polda Maluku Gelar Kampus Gathering

Senin, 18 September 2023 - 10:26 WIB

Ketum HIKMU Nabil M.Salim Serahkan Kaos Kie Raha FC

Senin, 18 September 2023 - 09:23 WIB

Tingkatkan Standar Keamanan Bandara, Apex In Security Review Digelar Di Bandara Lombok

Kamis, 14 September 2023 - 14:59 WIB

Pesawat Tambora Air Alami Kecelakaan Di Bandara Lombok

Rabu, 13 September 2023 - 20:27 WIB

Gelar RUPS, Pemegang Saham Rombak Susunan Direksi Jasa Raharja

Rabu, 13 September 2023 - 20:23 WIB

Gelar Roadshow Chapter VIII, Jasa Raharja dan Fordigi BUMN Ajak Ribuan Mahasiswa di Bali Tingkatkan Kemampuan Digital

BERITA TERBARU

Pendidikan

Polres Loteng Gelar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Jumat, 22 Sep 2023 - 16:26 WIB

Peristiwa

Kamis, 21 Sep 2023 - 21:09 WIB

Pendidikan

ITDC Bentuk Paguyuban Bagi Pedagang Asongan di KEK Mandalika

Kamis, 21 Sep 2023 - 20:31 WIB