Ketua ICMI: Indonesia Perlu Bangun Pola Pikir Optimisme

Sabtu, 13 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Prof Dr Arif Satria mengatakan Indonesia perlu membangun pola pikir optimisme bahwa bangsa ini adalah bangsa besar.

Arif dalam acara Halal bihalal ICMI dan Silaturahmi Tokoh Bangsa yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat 12 Mei 2023 mengatakan, perasaan inferioritas harus ditinggalkan, serta pola pikir bahwa bangsa ini adalah bangsa besar harus dibangun agar mampu bersaing secara global.

BACA JUGA :  Kasta Gelar Aksi Damai di Kejati NTB, Laporkan Kasus LCC Lobar

Dalam mewujudkannya, Arif mengatakan pihaknya mendorong segala upaya inspiratif untuk berpikir dan bertindak pada kemajuan seperti halnya dalam bertransformasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di era transformasi ini, ada golongan yang menjadi pemimpin, pengikut, penonton, atau bahkan penentang. Jika tidak ingin tertinggal, maka harus aktif dengan gagasan baru,” ujar Rektor Institut Pertanian Bogor tersebut.

BACA JUGA :  Relawan Pemenangan Prabowo di Banten Dikukuhkan

Arif mengatakan momen Idul Fitri adalah momentum membentuk pribadi bersih sebagai langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang bersih, supaya tercipta kepercayaan dalam tatanan masyarakat.

Arif mengatakan tren masa depan menginginkan model sosial, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam hal ini.

“Berdasarkan penelitian, tingkat kepercayaan yang tinggi dari sebuah negara berbanding lurus dengan tingkat ekonominya,” kata lulusan S3 Kagoshima University, Jepang tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Lombok Tengah Tekankan Pentingnya Ukhuwah Islamiyah pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

Dalam menghadapi tahun politik ini, Arif mendorong kepada seluruh masyarakat agar pesta demokrasi ini menjadi pesta demokrasi yang lebih substansial.

“Artinya, inilah saatnya berbicara soal peradaban besar. Bagaimana Indonesia harus menjadi bangsa besar yang menjadi pemimpin dunia,” imbuhnya.

ICMI turut mendorong kerangka etik demokrasi yang berkualitas sehingga menghadirkan pemimpin yang substansial dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, dan makmur.

Berita Terkait

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

BERITA TERBARU