Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Lombok Tengah (Loteng) sampaikan aspirasi di Kantor Kementerian Agama Loteng guna menuntut dana sertifikasi yang tak kunjung keluar, (11/6/26).

Salah seorang guru pada kesempatan tersebut menyampaikan, sejak Januari 2026 hingga bulan ini belum diberikan dana sertifikasi yang seharusnya menjadi hak mereka setiap bulannya.

Disebutkan, alasan belum diberikannya dana sertifikasi tersebut karena dananya belum ada dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Namun anehnya, disaat 200-san Guru PAI tidak diberikan, sejumlah guru PAI lainnya justeru ada yang sudah menerimanya.

BACA JUGA :  Anggota Polsek Jonggat Cek TKP Warga Yang Meninggal Tergantung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan saya, sudah diberikan untuk 1 bulan saja, katanya untuk pengodop-odop (Meredam) karena saya keras bersuara,” ujar Sugianto, Selaku Koordinator aksi penypaian aspirasi usai melakukan aksi.

Pada hari itu, sekitar 200-san guru sesungguhnya akan hadir menyampaikan apsirasinya terkait belum diberikanya dana aspirasi tersebut, namun karena adanya berbagai intimidasi dan ancaman, banyak dari mereka yang takut bersuara.

Mereka diancam akan diberikan pembinaan dan bahkan ancaman dipecat hingga sertifkasinya dibatalkan bila pada hari itu turun ke jalan untuk bersuara terkait dana sertifkasi yang belum dicairkan tersebut.

BACA JUGA :  Pasukan 08 Gaspol Menangkan Prabowo Subianto Jadi Presiden

“Beredar chat okum pengawas dan juga oknum pejabat di Kemenag Loteng yang meminta daftar nama guru yang demo hari ini dengan bahasa akan diberi pembinaan dan sebagainya. Ini bagi kami sama dengan ancaman,” jelasnya tegas.

Dari total sekitar 260-han Guru PAI yang dana sertifikasinya belum dibayar, maka total nilainya mencapai belasan miliar rupiah.

Sementara itu, pihak Kementerian Agama Loteng melalui salah satu pejabatnya menyampaikan, kalau dana pembayaran sertifikasi itu belum cair dari pusat.

BACA JUGA :  ITDC Perluas Diversifikasi Bisnis melalui Event dan MICE Premium

“Kami tidak bisa janjikan kapan akan cair, kalau cair hari ini, maka hari ini kami bayarkan,” kata Arbain salah satu pejabat Kementerian Agama.

Pihaknya mengaku telah melakukan sosialisasi atas belum cairnya dana tersebut beberapa kali ke para guru.

Soal adanya ancaman, dia membantah. Pihaknya hanya meminta agar demo ditunda karena saat ini sedang ada MTQ tingkat Provinsi NTB yang dipusatkan di Lombok Tengah. (red)

Berita Terkait

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung
Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang
PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari
Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri
Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi
Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP
Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang
Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

Kamis, 24 September 2026 - 07:22 WIB

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB

BERITA TERBARU

Peristiwa

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:22 WIB