KKP dan Mitra Ajak Masyarakat Kenali Laut dan Wujudkan Aksi Nyata untuk Laut Sehat pada World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, dan berbagai mitra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin mengenali pentingnya peran laut dan mengambil bagian dalam aksi nyata menjaga keberlanjutannya melalui peringatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026 yang diselenggarakan di Peninsula Island, ITDC Nusa Dua, Bali, Minggu (7/6).

Mengusung tema “Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu”, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya ekosistem laut bagi kehidupan, serta memperkuat dukungan terhadap upaya konservasi dan pembangunan ekonomi biru.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, mengatakan bahwa laut Indonesia memiliki peran strategis sebagai sumber pangan, penggerak ekonomi, sekaligus penyangga keseimbangan lingkungan. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Koswara, KKP terus memperkuat implementasi kebijakan ekonomi biru melalui berbagai program prioritas, antara lain perluasan kawasan konservasi, rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut, pengembangan karbon biru, serta pengendalian sampah laut melalui Program Laut Sehat Bebas Sampah. Berbagai upaya tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

BACA JUGA :  Lantaran Tidak Punya Sepeda Motor Untuk Kerja, Pria di Gunungsari Nekat Curi Motor Tetangga

“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga keberlanjutan laut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, mitra, akademisi, hingga masyarakat khususnya generasi muda, untuk bersama-sama mewujudkan masa depan laut Indonesia yang lebih produktif dan lestari,” ujar Koswara.

Sementara itu, Chief Conservation Officer, WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, menegaskan bahwa kesehatan ekosistem laut merupakan fondasi bagi ketahanan pangan, ekonomi, dan iklim Indonesia, khususnya di kawasan Segitiga Terumbu Karang yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

“Menjaga laut berarti menjaga masa depan bangsa Indonesia. Di jantung Segitiga Terumbu Karang, ekosistem pesisir dan laut menopang ketahanan pangan, mata pencaharian, serta ketahanan iklim bagi jutaan masyarakat. Karena itu, melalui momentum ini WWF-Indonesia bersama KKP dan mitra lainnya memperkuat berbagai aksi nyata, mulai dari pengurangan sampah plastik dari sumbernya, pemulihan habitat penting, hingga pengembangan ekonomi biru yang adil dan berkelanjutan. Melalui tema ‘Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu’, kami mengajak generasi muda untuk tidak hanya belajar tentang laut, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya menjaganya,” ujar Dewi.
Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif diselenggarakan dalam peringatan ini, antara lain workshop, talkshow, pameran, kampanye pengurangan sampah laut, serta Festival Layang-Layang Spesies Laut 3D. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan learning by fun agar masyarakat dapat memahami isu-isu kelautan melalui pengalaman yang menarik, partisipatif, dan mudah dipahami.

BACA JUGA :  Empat Kelas dan 139 Starter Ikuti Kejurnas MRS Round 2 di Sirkuit Mandalika

Melalui momentum World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026, KKP berharap semakin banyak masyarakat memahami keterkaitan antara kondisi ekosistem laut dengan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas lingkungan. Kesadaran tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku dan memperkuat gerakan bersama dalam menjaga sumber daya kelautan Indonesia untuk generasi mendatang.

Sementara itu, General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan, “Kami merasa terhormat bahwa Peninsula Island, The Nusa Dua dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026. Kepercayaan ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjadikan destinasi pariwisata tidak hanya sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata untuk keberlanjutan lingkungan. Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang mengedepankan prinsip sustainable tourism, The Nusa Dua terus mendorong berbagai inisiatif pelestarian lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, konservasi kawasan pesisir, serta peningkatan kesadaran lingkungan bagi wisatawan dan masyarakat. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pihak terinspirasi untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan laut sebagai aset strategis yang mendukung keberlanjutan pariwisata, ekonomi, dan kualitas hidup generasi mendatang,” imbuhnya.

BACA JUGA :  PKL Beralih Ke Transaksi Digital Melalui Kerjasama Antara APKLI NTB Dengan Bank NTB Syariah

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat terkait dengan kesehatan lautnya. Karena itu, melalui kebijakan ekonomi biru, pemerintah mendorong pengelolaan laut yang produktif sekaligus lestari, sehingga manfaatnya dapat terus dinikmati oleh masyarakat dari generasi ke generasi.

*Tentang kegiatan:*
Kegiatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026 bertema “Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu” merupakan kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Yayasan Pesisir Lestari, Coral Triangle Center, dan berbagai mitra, serta sponsor dari Coca Cola Europacific Partners Indonesia untuk mendorong aksi perlindungan laut dan penguatan konservasi yang mendukung ekonomi biru Indonesia yang berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan World Ocean Day dan Coral Triangle Day 2026, kunjungi sosial media WWF-Indonesia (@wwf_id). (rls)

Berita Terkait

Perhelatan MotoGP 2026: ITDC Siapkan Camping Ground di Kuta Beach Park
Melalui Mandalika Art & Culture Performance ITDC Perkuat Identitas The Mandalika
Datang ke Mandalika, The Dudas-1 Apresiasi Pesatnya Perkembangan Pariwisata Lombok
Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata, InJourney Hospitality House Bekali Masyarakat Desa Wisata dengan Standar Layanan Berkualitas
Antusiasme Tinggi, Pendaftar Golo Mori Sunset Run 2026 Lampaui Target Sebelum Race Day
Gemilang Seni Tampilkan Harmoni Budaya di The Golo Mori , ITDC Dukung Pelestarian Budaya Lokal
InJourney Perkuat  Pengembangan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika
Mandalika Street Food Festival, Ajang Berburu Cita Rasa Kuliner Legendaris Lombok di The Mandalika
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:19 WIB

Perhelatan MotoGP 2026: ITDC Siapkan Camping Ground di Kuta Beach Park

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Melalui Mandalika Art & Culture Performance ITDC Perkuat Identitas The Mandalika

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Datang ke Mandalika, The Dudas-1 Apresiasi Pesatnya Perkembangan Pariwisata Lombok

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata, InJourney Hospitality House Bekali Masyarakat Desa Wisata dengan Standar Layanan Berkualitas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Antusiasme Tinggi, Pendaftar Golo Mori Sunset Run 2026 Lampaui Target Sebelum Race Day

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Gemilang Seni Tampilkan Harmoni Budaya di The Golo Mori , ITDC Dukung Pelestarian Budaya Lokal

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:31 WIB

InJourney Perkuat  Pengembangan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:58 WIB

Mandalika Street Food Festival, Ajang Berburu Cita Rasa Kuliner Legendaris Lombok di The Mandalika

BERITA TERBARU