Jeffry Bantah Pernyataan LSM Terkait Perizinan PT. USI

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Menanggapi pemberitaan laporan yang dilayangkan LSM Amanat ke Polda NTB terhadap dugaan PT. Unggul Sejati Indonesia (USI) yang beroperasi tanpa izin.

https://nesianews.com/diduga-tak-memiliki-izin-lengkap-lsm-amanat-laporkan-pt-usi-ke-polda-ntb/

Humas PT. USI Maluk Benete, Jeffry Stello (29/6/24) kepada wartawan, membantah PT. USI beroperasi tanpa izin. Hanya saja, saat ini sedang berproses melengkapi sejumlah administrasi untuk menunjang semua pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT. USI sebuah perusahaan yang berpusat di Jakarta dan saat ini menjadi bagian dari pembangunan semelter di Aman Mineral Batu Hijau, Sumbawa Barat.

Perusahaan pabrik batching plan ini, berkiprah dalam rangka turut membangun dan menyelesaikan proyek yang menjadi salah satu pembangunan utama nasional arahan presiden.

“Kami perusahaan yang bekerja di bidang pengadaan beton untuk pembangunan proyek Semelter di Sumbawa ini,” kata Jeffry.

Perusahaanya itu saat ini lanjut Jeffry, pada setahun terakhir ini sebenarnya sedang tidak beroperasi secara penuh. Hanya sedang mobilisasi matrial persiapan redmix beton ke depan.

BACA JUGA :  Nursiah Sampaikan Realisasi APBD 2024 di Rapat Paripurna DPRD Lombok Tengah

“Karena kami juga perusahaan ritail jasa jual beli matriial,” ungkap Jeffry.

Dalam menjalankan aktifitas tersebut, pihaknya sejauh ini dipastikan on the track dan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak mengganggu aset dan pihak manapun selain melakukan aktifitas di wilayah yang memang seharusnya menjadi lokasi kegiatanya.

Untuk itu menurut Jeffry, apa yang disampaikan salah satu LSM pada pemberitaan sebelumnya dinilainya simpang siur. Karena perusahaanya sama sekali tidak menggunakan hal-hal seperti yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut.

“Kami dibilang menggunakan PT. Petrosea untuk mengelabui, paktanya bukan seperti itu. Rekomendasi kami ada, jelas,” tegas Jeffry.

Sementara itu, bila disebutkan kalau pihaknya disebut melakukan aktifitas di lahan milik orang lain dan dituding tidak sesuai konsensi, dijelaskan Jeffry kalau pihaknya tidak berada di lahan milik orang lain, melainkan melakukan kegiatan di lahan sendiri.

BACA JUGA :  Pembahasan RAPBD Super Kilat Persis Legenda Bandung Bondowoso

“Termasuk jalan ke lokasi. Kami menggunakan akses jalan usaha tani Desa Benete Kecamatan Maluk, sampai lokasi perusahaan kami. Dan sudah ada izinya dari desa setempat,” imbuh Jeffry.

Pihak LSM yang melontarkan pernyataan dalam pemberitaan sebelumnya lanjut Jeffry, sesungguhnya pernah mendatangi kantor perusahaanya. Dan saat itu menyampaikan dengan tegas , kalau PT. USI merupakan perusahaan yang taat atas segela aturan yang berlaku.

Dan pada saat itu, dirinya imbuh Jeffry, menjelaskan kalau pihaknya memang sedang berproses untuk melengkapi semua administrasi yang berkaitan dengan semua kegiatan perusahaanya tersebut. Ia meminta agar pihak LSM tidak asal-asalan menyampaikan pernyataan.

“Kami selalu kooperatif, kami kalau ada masalah selalu mau menyelesaikanya dengan baik. Dipanggil polisi kami selalu komunikasi, dan kami tidak akan beroperasi sepanjang kami tidak memiliki izin,” tandas Jeffry.

Namun diakuinya, kalau pihaknya memang saat ini belum vendor dengan PT. Aman Mineral Nusa (PT.AMMT). Selain itu tandas Jeffry, perusahaanya tersebut tak lain tujuanya selain turut membangun daerah NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya, bersama-sama dengan ratusan perusahaan lainya yang juga saat ini beraktifitas di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Menelan Korban Jiwa, Polisi Evakuasi Korban Laka Lantas di Bundaran Masjid Jami' Praya

“Banyak perusahaan di sini yang turut membangun bersama-sama. Tapi jangan persainganya seperti ini,” tandas Jeffry lagi.

Terkait pengamanan di lokasi PT. USI juga minta pihak aparat Brimob Pelopor 2 KSB untuk membantu pengaman selama ini. Karena hal itu bagian dari tanggung jawab pihaknya untuk selalu menjaga marwah dan nama baik perusahaan.

“Ini agar tidak terjadi kesalah pahaman dari beberapa pihak yang ingin mengganggu kami. Karena itu, kami ingin selalu yang terbaik ke depanya sesuai arahan, mengamankan dan ingin membantu, kalau kami dikasi peluang bermitra dengan PT. AMAN Mineral Nusa Tenggara dalam investasi dalam percepatan pembangunan Smelter PT. Aman,” pungkas Jeffry.

Berita Terkait

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB
Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong
Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak
KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU
Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!
Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat
Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:22 WIB

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB

Senin, 21 September 2026 - 16:16 WIB

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong

Selasa, 15 September 2026 - 19:30 WIB

Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak

Senin, 14 September 2026 - 21:33 WIB

KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU

Senin, 14 September 2026 - 04:19 WIB

Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!

Selasa, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WIB

Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

BERITA TERBARU

Teknologi

ITDC Raih The Eighth BUMN Brand Equity Awards 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 05:09 WIB