Kesehatan Mata, Pemprov NTB Gandeng Yayasan Australia Menyasar 5000 Penderita

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Yayasan Australia Fred Hollows Foundation (FHF) bekerja sama dalam penanganan kesehatan mata masyarakat. Dalam kegiatan sosialnya, FHF menyasar 5000 penderita dengan operasi mata.

Gubernur HL Muhamad Iqbal saat menerima direksi FHF di kantor Gubernur di Mataram, Selasa (21/04/2026), mengatakan, sektor kesehatan termasuk tiga fondasi pembangunan selain pendidikan dan infrastruktur. Untuk itu, dirinya menyambut baik program FHF di NTB.

“Australia adalah partner penting NTB sebagai tetangga dekat dalam banyak hal. Kami berharap roadmap dan data penanganan kesehatan mata masyarakat makin terintegrasi dengan RS Mata provinsi sampai ke desa desa bersama FHF” jelas Gubernur.

BACA JUGA :  Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya meambahkan, terdapat 12.000 penderita gangguan kesehatan mulai katarak dan lainnya yang dapat melibatkan organisasi seperti Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) dengan 7000 Posyandu dan 400 ribu kader bersama pemerintah dari pusat dan daerah untuk penanganannya.

Sementara itu, Alicia Godicky, Manajer FHF mengatakan, kiprah mereka dalam isu kesehatan mata di NTB akan berkelanjutan tidak hanya kegiatan operasi mata namun penguatan kapasitas tenaga kesehatan berbasis Puskesmas dalam hal penyakit mata.

BACA JUGA :  Kunjungan Edukatif SMA Kristen Calvin ke Pertamina Mandalika International Circuit

“Kita akan mulai dari Puskesmas Bagu di kota Mataram dan berlanjut di sepuluh titik di seluruh NTB”, jelasnya.

Selama tiga hari ini, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan RI dan Dikes NTB akan mengunjungi beberapa lokasi untuk edukasi nakes Puskesmas sekaligus bakti sosial operasi mata.

Dikatakannya, target kunjungan direksi FHF tidak sebatas operasi mata dan bagi lansia namun segala usia yang kecenderungannya saat ini naik karena pola hidup atau gangguan mata sejak dini. Misalnya anak anak usia sekolah yang kemampuan belajarnya menurun karena gangguan mata yang belum terdeteksi dengan bantuan pemberian kacamata.

BACA JUGA :  Tanggap Bencana, PWI NTB Gandeng MIM Foundation Bantu 337 Warga Terdampak Banjir di Lombok Tengah

Dirinya juga mengungkapkan bahwa gangguan mata katarak yang menjadi kasus kesehatan mata terbanyak di NTB dapat ditangani lebih awal dengan pemeriksaan dan penanganan oleh nakes Puskesmas yang sudah terlatih dari program FHF ini.

Program FHF sendiri sudah berjalan sejak tahun 2012 silam dan saat ini bertepatan dengan peluncuran program baru dan kunjungan langsung dewan direksi FHF. (REL)

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah
Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu
Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah
Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari
Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah
Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling
PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:50 WIB

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:49 WIB

Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:37 WIB

Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WIB

Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari

Senin, 15 Juni 2026 - 09:04 WIB

Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:27 WIB

Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37 WIB

Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:34 WIB

PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama

BERITA TERBARU

Pemerintahan

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

Senin, 10 Agu 2026 - 06:00 WIB