Ketua Umum Gibran Center Marsudiyanto mengungkapkan tata kelola sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) di beberapa wilayah Indonesia masih belum baik.

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, -Gerakan relawan Gibran Rakabuming Raka, Gibran Center fokus memetakan potensi ekonomi daerah di seluruh provinsi Indonesia sebelum membahas arah politik pihaknya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua Umum Gibran Center Marsudiyanto mengungkapkan tata kelola sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) di beberapa wilayah Indonesia masih belum baik.

“Kalau ekonominya bagus tiap daerah, potensinya bagus, dan rakyatnya itu bisa adil makmur di daerahnya, saya rasa barulah kami bisa melangkah lebih ke politik,” ujar Marsudiyanto saat ditemui di sela-sela acara Rakernas I Gibran Center Tahun 2024 di Jakarta, Sabtu.

BACA JUGA :  Pemerintah NTB dan Kasta NTB Mediasi Kesepakatan Harga Tembakau

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan pembahasan pemetaan potensi ekonomi tersebut utamanya akan dilaksanakan dalam Rakernas I Gibran Center, di mana terdapat para peserta dari 34 provinsi yang hadir.

Dia menjelaskan para peserta itu merupakan perwakilan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gibran Center yang datang untuk menyatukan visi, program, dan keinginan untuk membuat Indonesia lebih baik melalui Gibran Center.

“Mereka sudah jauh-jauh ke sini untuk mengikuti rakernas. Peserta yang merupakan perwakilan DPD yang datang bahkan lebih dari 150,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Santi pemilik YouTube Santi Dharma Chandra sekaligus Duta Sahabat Polisi Indonesia Provinsi Bali yang di tunjuk Fonda Tangguh Ketua Sahabat Polisi Indonesia .

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 di 37 provinsi di Indonesia dari 38 provinsi karena Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak melakukan pilkada langsung.

Kemudian dari 514 kabupaten/kota, hanya 508 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024. Sebab, ada 6 kabupaten/kota administratif di DKI Jakarta yang tidak ada pilkada langsung.

Pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 akan dilakukan pada Rabu, 27 November 2024.

Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:

1. 27 Februari-16 November 2024: pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;

BACA JUGA :  Lagi-lagi Pimpinan DPRD NTB Mangkir di Sidang Fihiruddin

2. 24 April-31 Mei 2024: penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;

3. 5 Mei-19 Agustus 2024: pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;

4. 31 Mei-23 September 2024: pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;

5. 24-26 Agustus 2024: pengumuman pendaftaran pasangan calon;

6. 27-29 Agustus 2024: pendaftaran pasangan calon;

7. 27 Agustus-21 September 2024: penelitian persyaratan calon;

8. 22 September 2024: penetapan pasangan calon;

9. 25 September-23 November 2024: pelaksanaan kampanye;

10. 27 November 2024: pelaksanaan pemungutan suara;

11. 27 November-16 Desember 2024: penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Berita Terkait

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?
Kasta NTB, Akses Siswa Terputus, Jembatan di Mujur Praya Timur Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2025
Dugaan Pemalsuan Surat di Desa Penujak, Polisi Proses Laporan Warga Karang Daye
Keracunan Massal Siswa di Praya Tengah, Kasta NTB: Pengelola SPPG Lalai Jalankan Aturan
KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana
Konsultan Laporkan Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi Atas Dugaan Penipuan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

Jumat, 17 April 2026 - 19:53 WIB

Kasta NTB, Akses Siswa Terputus, Jembatan di Mujur Praya Timur Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2025

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Dugaan Pemalsuan Surat di Desa Penujak, Polisi Proses Laporan Warga Karang Daye

Sabtu, 11 April 2026 - 16:55 WIB

Keracunan Massal Siswa di Praya Tengah, Kasta NTB: Pengelola SPPG Lalai Jalankan Aturan

Rabu, 8 April 2026 - 06:48 WIB

KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana

Minggu, 5 April 2026 - 08:52 WIB

Konsultan Laporkan Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi Atas Dugaan Penipuan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:41 WIB

Transparansi Kejari Loteng: Buka Data Perkara, Kedepankan Hukum Humanis

BERITA TERBARU