Kasta NTB, Akses Siswa Terputus, Jembatan di Mujur Praya Timur Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2025

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kondisi infrastruktur jembatan di Dusun Orok-Orok, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, kian memprihatinkan. Jembatan penghubung utama yang ambruk diterjang banjir pada awal tahun 2025 lalu hingga kini belum menyentuh tanda-tanda perbaikan.

​Kasta NTB DPC Praya Timur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah untuk segera mengambil langkah nyata. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan transportasi vital bagi mobilitas warga dan pelajar.

BACA JUGA :  Imam Kafali Jadi Pendamping Calon Bupati Lobar Nurhidayah di Pilkada Tahun ini

​Ketua Kasta NTB DPC Praya Timur, Supardin M. Yasin, menyayangkan lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani fasilitas publik yang rusak berat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembiaran yang berlarut-larut ini sangat merugikan masyarakat dari sisi ekonomi maupun pendidikan.

BACA JUGA :  Oke Wiredarme Dinilai Bisa Jadi Representasi Anak Muda di Pilbup Lombok Tengah 2024

​”Kondisi saat ini mempengaruhi mobilitas warga karena harus mencari jalan alternatif lain yang lebih jauh termasuk akses siswa – siswi yang menempuh pendidikan juga terdampak karena jalan tersebut merupakan satu satunya akses paling mudah menuju sekolah mereka,” ujar Supardin dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

BACA JUGA :  Polres Loteng Laksanakan Apel Persiapan Pelaksanaan L’Etape Indonesia By Tour The France 2023

​Supardin menekankan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah harus memprioritaskan perbaikan ini di tahun anggaran 2026.

​”Kami mendesak pemkab loteng melalui Dinas PUPR agar pada tahun 2026 ini bisa memastikan perbaikan jembatan tersebut,” tegas Supardin. (red)

Berita Terkait

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong
Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak
KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU
Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!
Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat
Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:16 WIB

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong

Selasa, 15 September 2026 - 19:30 WIB

Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak

Senin, 14 September 2026 - 21:33 WIB

KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU

Senin, 14 September 2026 - 04:19 WIB

Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!

Selasa, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WIB

Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

BERITA TERBARU