KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – KASTA NTB mendatangi Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat pada Selasa (7/4/2026) untuk menyerahkan laporan resmi terkait dugaan skandal dana siluman yang menyeret sejumlah anggota DPRD Nusa Tenggara Barat.

Kedatangan pengurus KASTA NTB tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi damai yang digelar pekan lalu, sekaligus merealisasikan janji untuk menyampaikan laporan tertulis kepada Kejati NTB.

Rombongan KASTA NTB diterima langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati NTB, Harun Al Rasyid SH, yang menerima dokumen laporan tersebut.

BACA JUGA :  ‎Pengedar Sabu Dari Wilayah Pujut Diciduk Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris (LWH), menegaskan bahwa laporan itu berkaitan dengan dugaan penerimaan dana siluman oleh 13 oknum anggota DPRD NTB.

“Kedatangan kami ke Kejati NTB dalam rangka menyerahkan laporan terkait dugaan adanya 13 oknum anggota DPRD NTB yang sudah menerima dana siluman namun tidak mau menyerahkan kembali,” tegasnya.

Selain itu, LWH juga meminta Kejati NTB untuk memanggil dan memeriksa Kepala BPKAD NTB serta tim transisi Ikbal-Dinda atas dugaan keterlibatan dalam skandal tersebut.

BACA JUGA :  Jelang Pocari Sweat Run Lombok 2026, Okupansi Hotel The Mandalika Tembus 100%

KASTA NTB menduga 13 anggota DPRD NTB tersebut menerima aliran dana siluman yang bersumber dari anggaran program Desa Berdaya. Dana tersebut, menurut mereka, dibagikan kepada 36 anggota DPRD NTB yang baru terpilih.

Dari jumlah itu, 15 orang disebut telah mengembalikan uang yang diduga merupakan fee proyek dari anggaran Desa Berdaya senilai Rp 76 miliar. Sementara itu, tiga orang lainnya saat ini tengah menjalani proses hukum di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Kami meminta kepada Kejati NTB agar penanganan kasus siluman ini benar benar menyeluruh dan komprehensif agar tidak terkesan tebang pilih dan ada yang dikorbankan sementara belasan orang yang diduga menerima aliran dana siluman tidak dimintai pertanggung jawaban hukum dan sangsi sosial,” tegas LWH.

BACA JUGA :  BPS dan Diskominfo Loteng Ground Chek Hasil Sensus Pertanian 2023 Tahap Pertama

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga seluruh pihak yang diduga terlibat dimintai pertanggungjawaban.

“Kami tegaskan akan terus mengawal kasus siluman ini sampai semua pihak yang terlibat di dalamnya dimintai pertanggung jawaban hukum,” tutup LWH. (red)

Berita Terkait

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:55 WIB

KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB

Pemerintahan

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:37 WIB