Konsultan Laporkan Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi Atas Dugaan Penipuan

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Seorang konsultan melaporkan salah satu mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

​Peristiwa tersebut berawal ketika pada sekitar bulan Agustus 2025 lalu, seorang anggota DPRD Loteng berinisial WH bersama dengan seorang wanita berinisial R mendatangi pihak Konsultan Manajemen di Jonggat bernama Handika Rahmatullah.

​Kedatangan WH dan R tersebut meminta pertolongan pihak Konsultan Manajemen untuk dibantu agar bisa memiliki Dapur MBG. Setelah dijelaskan persyaratan, alur, serta mekanisme pembuatannya, terjadilah sebuah kesepakatan antara Konsultan Manajemen dengan WH dan R.

BACA JUGA :  Kejurnas Mandalika Racing Series dan Dua Event Balap Lainnya Menanti di Sirkuit Mandalika Bulan ini

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Pada pertemuan itu, secara sistem yang naik namanya menjadi mitra adalah ipar dari R sendiri inisial TSH yang merupakan anak dari Kepala Desa (Kades) Beleka. Sementara peran WH yang merupakan oknum anggota dewan ini adalah sebagai donatur atau pemilik modal,” ungkap Handika Rahmatullah, Sabtu 4 April 2026 kepada wartawan.

​Manajemen Konsultan dengan pihak mitra Dapur MBG juga membuat perjanjian di mana pihak mitra siap memberikan kontribusi kepada konsultan manajemen sebesar Rp250/ompreng yang diambil dari insentif atau sewa dapur.

BACA JUGA :  Temui Mentan, Lalu Iqbal Bahas Ketahanan Pangan

​“Dan perjanjian tersebut sudah dibuat perikatannya di notaris,” jelas Handika, sapaan akrab konsultan ini.

​Namun sampai saat ini, sudah delapan bulan terhitung sejak dapur beroperasi, pihak mitra tersebut belum memberikan kewajibannya sama sekali, sehingga pihak konsultan manajemen melaporkan pihak mitra dengan dugaan penipuan ke Polres Lombok Tengah.

​“Kami mohon kepada pihak Polres Lombok Tengah untuk segera menindaklanjuti laporan atau aduan tersebut tanpa pandang bulu, apakah yang terlibat di sini warga masyarakat biasa atau oknum anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah,” harap Handika.

BACA JUGA :  Gelar Baksos di Kota Bima, Kapolda NTB Resmikan Rumah Sejahtera Terpadu

​Pihaknya, lanjut Handika, telah dipanggil beberapa kali oleh pihak Tindak Pidana Umum (Tipidum) Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dalam kasus tersebut. Begitu juga dari pihak Mitra Dapur MBG, serta saksi-saksi yang terlibat seperti WH dan R, dari informasi yang diterima dari penyidik telah menjalani pemeriksaan.

​Kasi Humas Polres Loteng, IPTU Lalu Brata Yuda, dikonfirmasi terkait hal tersebut via WA-nya, hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban. (red)

Berita Terkait

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Berita ini 303 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

BERITA TERBARU

Peristiwa

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WIB