UPN Veteran Salut, Siapkan Slot Buat Calon Dokter Hafiz Untuk Program Bupati Loteng

Sabtu, 27 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bupati Lombok Tengah terus membangun komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di NTB maupun di luar daerah untuk calon penerima beasiswa Kedokteran jalur Tahfiz.

Salah satunya adalah Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta via Zoom Meeting pada Jumat 26 Mei 2023 di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Tengah.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri saat zoom meeting dengan civitas akademika Universitas Pembelajaran Nasional Vateran tersebut menyampaikan, pihaknya siap melakukan kerjasama dengan UPN Veteran terkait dengan pendidikan bagi calon penerima beasiswa Kedokteran jalur Tahfiz.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian pihaknya tidak memaksakan kehendak jika nanti mahasiswa kedokteran jalur Tahfiz itu tidak memenuhi syarat sesuai dengan kemampuan akademik yang disyaratkan oleh UPN.

“Pada dasarnya kami siap membangun komunikasi dan kerjasama dengan pihak UPN terkait dengan mahasiswa kedokteran jalur Tahfiz tersebut termasuk juga siap mematuhi apa yang menjadi prasyarat mahasiswa kedokteran, kalau memang nanti mahasiswa kedokteran itu tak memenuhi syarat secara akademik maka kami tidak bisa berbuat apa-apa” jelasnya.

Oleh karena itu Yayasan Peduli Yatim Piatu Dan Kaum Duafa Tersenyum melalui GO akan memberikan bimbingan belajar kepada Calon mahasiswa kedokteran jalur Tahfiz agar nanti dapat memenuhi ketentuan secara akademik.

BACA JUGA :  Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

“Kami sangat berharap kepada seluruh calon penerima beasiswa Kedokteran jalur Tahfiz untuk serius mengikuti bimbingan belajar agar dapat diterima oleh UPN dan Universitas lainnya” kata Bupati.

Kepada Dekan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Bupati menceritakan asal muasal kenapa ada seleksi calon mahasiswa kedokteran jalur Tahfiz.

“Di Lombok Tengah kita punya satu hari namanya Rahman Rahim Day hari kasih sayang kepada Yatim Piatu, Hari Rahman Rahim Day dilaksanakan setiap 10 Muharram, mereka diberikan santunan, namun kedepan kita tidak akan santuni namun dananya dialihkan ke pendidikan bagi para penghafal Alquran dari kalangan kaum duafa dan yatim di Kedokteran” jelasnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Dr.dr.H. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I mengatakan di UPN Veteran ada tiga model jalur penerimaan mahasiswa yakni, jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi, jumlahnya 25 persen dari total mahasiswa.

“Jalur ini sangat ketat dimana dari 220 orang hanya lulus 2 orang. Selanjutnya seleksi Akademik dimana ada 50 persen berdasarkan tes tahun lalu, pemintaan hampir 8000 an kita terima,” jelasnya.

BACA JUGA :  Lanal Dumai Laksanakan Pengecekan Alat Keselamatan Kapal

Jalur terakhir adalah seleksi mandiri.
Diluar itu ada jalur kerjasama untuk daerah tertentu seperti daerah tertinggal yang sangat membutuhkan dokter namun jalur ini dikhususkan bagi penduduk setempat.

“Tidak dari luar tetapi berdasarkan tempat tinggal. Kita kerjasama dengan Pemkab Fakfak. Tahun depan mulai dibuka. jalur ini harus ada MOU dengan Pemkab yakni antara dinas pendidikan dengan UPN Veteran” jelasnya.

Untuk seleksi dilaksanakan dengan seleksi di kampus atau Tim akademik dan sikologi akan turun melakukan seleksi ke daerah daerah “nanti seleksi oleh kita, dari semua jalur itu indikator nya prestasi” ujarnya.

Dekan menegaskan, mahasiswa yang masuk kedokteran adalah mereka yang betul betul memenuhi kualifikasi yang sesuai standar UPN, meski demikian masih menerima masukan dari Pemda sebab jika dipaksakan maka akan merugikan pemerintah daerah dan mahasiswa itu sendiri.

“Anak anal kalau pas pasan itu, sangat berat nanti sebab 6 tahun kuliah, waktu yang cukup untuk serius. Kalau Pemda mengirimkan pas pasan maka nanti akan bermasalah bagi mahasiswa itu sendiri,” ujarnya.

Kemampuan akademik menurut Dekan harus mencolok diluar kemampuan hafalan.

BACA JUGA :  Haidar Alwi menampik jika ada yang menganggap kegiatan ini mendahului KPU.

“Anak-anak yang kemampuan akademik di kedokteran masukkan ke kedokteran, kalau ada kemampuan komputer masukkan ke komputer dan lainnya jadi seleksi betul betul ketat agar nanti tidak merugikan pemerintah daerah maupun siswa akibat ketidak mampuan mahasiswa,” jelasnya.

Soal pembiayaan dilakukan secara transparan tidak ada yang ditutup-tutupi.
Kemarin 5 orang fak fak 3,2 M untuk 5 mahasiswa termasuk uang pemondokan uang saku, sumbangan masuk, biaya hidup setahun. Juli sudah pengumuman sebab Agustus sudah perkuliahan.

Menanggapi hal itu Bupati menegaskan akan tunduk pada aturan main UPN Veteran Jakarta dalam menyeleksi mahasiswa kedokteran.

“Kami ikut aturan main semua perguruan tinggi, Percuma saja kita sekolah kan ke kedokteran namun kemampuan akademik tidak mendukung, karena itu kami akan mencarikan formulasi di fakultas lainnya sesuai kemampuannya. Percuma saja kami paksakan ke kedokteran namun anak kita tidak mampu secara akademik” jelasnya.

Dari hasil komunikasi antara Bupati Lombok Tengah dengan pihak UPN. Ada kabar menarik dari pembicaraan tersebut dimana tahun depan UPN akan menerima Calon mahasiswa jalur Tahfiz secara gratis dengan catatan memiliki sertifikat Tahfiz internasional.

Berita Terkait

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU