Soal DBHCHT, Kasta NTB Apresiasi Langkah Pemkab Lombok Tengah

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kasta NTB memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah yang memulai pendataan petani tembakau di wilayahnya.

Kebijakan ini dinilai sejalan dengan semangat untuk menata persoalan sektor pertembakauan yang selama ini tidak berbasis pada data yang valid dan kredibel.

Pendataan petani tembakau merupakan hal esensial untuk menyusun program-program yang relevan dengan kepentingan petani, khususnya dalam pengalokasian anggaran agar tepat guna dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah dalam Pembelian Gabah, Kasta NTB Minta Pengawasan Ketat

Rencana kebijakan Pemkab Loteng untuk mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan buruh tembakau juga layak diapresiasi.

Langkah ini merupakan aktualisasi dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 Tahun 2024 tentang Pemanfaatan DBHCHT, khususnya untuk sektor-sektor yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kasta NTB DPD Lombok Tengah, Dirman Zaid, di sela-sela keikutsertaannya dalam rapat persiapan pendataan petani tembakau oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Rabu, 27 Agustus 2024.

BACA JUGA :  Ketua Dewan Penasehat Respon Positif Hasil Musda ASISI Nusantara

“Untuk memastikan besaran anggaran yang memadai dan kepastian penerima manfaat, semua harus berbasis data akurat. Karena itu, perlu ada pendataan, baik jumlah lahan maupun hasil produksi tembakau petani, yang terus diperbarui setiap tahun,” tegas Dirman.

Menurutnya, perkembangan luas lahan dan jumlah petani tembakau di Loteng cenderung meningkat setiap tahun. Saat ini, estimasi terdapat sekitar 14.000 hektar lahan pertanian tembakau dengan lebih dari 23.000 petani dan buruh yang terlibat.

BACA JUGA :  Perindo Partai ke 14 Daftarkan Bacalegnya di KPU-RI

“Jumlah tersebut bisa jadi melebihi perkiraan yang ada. Karena itu, diperlukan pendataan berbasis sensus agar diperoleh data valid yang berbasis by name by address,” pungkas Dirman.

Rapat persiapan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kabag UPBJ, Bappeda, serta perwakilan BPS Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pertanian setempat.

Berita Terkait

Kepala Desa Diinfus! Mediasi Pemberhentian 4 Kadus dan Staf Desa Prako Ditunda
Didampingi Kasta NTB, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Lombok Tengah
DPRD Loteng Dengarkan Keresahan Warga Soal Jalan, Sampah, dan Pelayanan PDAM
Oppsss!! Error 404
Kasta NTB Sayangkan Rencana Pemecatan 54 Guru Honorer Bersertifikasi di Lombok Tengah
InJourney Airports BIZAM Lepas Penumpang Terakhir Tahun 2025 dan Sambut Penumpang Perdana Tahun 2026
Akses Vital Tiga Desa Terganggu Debu Galian C, Warga Keramejati Gelar (Protes) Aksi Bersih Jalan
Aktivitas Galian C di Keramejati Tuai Polemik: Warga dan Pemdes Suarakan Kekhawatiran
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:00 WIB

Kepala Desa Diinfus! Mediasi Pemberhentian 4 Kadus dan Staf Desa Prako Ditunda

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:27 WIB

Didampingi Kasta NTB, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Lombok Tengah

Senin, 5 Januari 2026 - 18:58 WIB

DPRD Loteng Dengarkan Keresahan Warga Soal Jalan, Sampah, dan Pelayanan PDAM

Senin, 5 Januari 2026 - 14:20 WIB

Oppsss!! Error 404

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:35 WIB

Kasta NTB Sayangkan Rencana Pemecatan 54 Guru Honorer Bersertifikasi di Lombok Tengah

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:32 WIB

InJourney Airports BIZAM Lepas Penumpang Terakhir Tahun 2025 dan Sambut Penumpang Perdana Tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:24 WIB

Akses Vital Tiga Desa Terganggu Debu Galian C, Warga Keramejati Gelar (Protes) Aksi Bersih Jalan

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:10 WIB

Aktivitas Galian C di Keramejati Tuai Polemik: Warga dan Pemdes Suarakan Kekhawatiran

BERITA TERBARU