Atasi Masalah Irigasi di Dompu, LMI Sambangi Bendungan Tanjun

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Gubernur NTB terpilih, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, melakukan kunjungan lapangan ke Bendungan Tanjun, Dompu, untuk menyelesaikan masalah irigasi dan mendongkrak produksi pertanian.

Nanang Suardi, warga Desa Tanjun, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap saluran irigasi yang belum selesai.

Ia mengatakan, meskipun Bendungan Tanjun memiliki potensi besar untuk mengatasi permasalahan air di sektor pertanian, ketidakselesaan infrastruktur irigasi membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bendungan ini seharusnya bisa memberikan manfaat besar, tapi kami masih kesulitan karena saluran irigasinya belum selesai,” katanya, Senin (20/1).

BACA JUGA :  ITDC Intensifkan Patroli, Penataan, dan Kebersihan Kawasan di Tanjung Aan untuk Kenyamanan Wisatawan

Menanggapi keluhan tersebut, LMI mengungkapkan, kunjungannya kali ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi di lapangan dan merumuskan solusi yang tepat.

Ia mengakui bahwa penyelesaian masalah tersebut tidak akan instan, tetapi pihaknya berkomitmen untuk mencari jalan keluar yang tepat.

“Kami datang untuk mendengar langsung dan mempelajari masalah yang ada. Kami berkomitmen untuk mencari solusi dengan melibatkan semua pihak terkait,” katanya.

BACA JUGA :  Gagal Menemui Kepala BWS Komunitas Pejuang Demokrasi Akan Gelar Aksi Jilid Dua.

Meskipun belum dilantik secara resmi, Dr. Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB terpilih, Hj. Indah Damayanti Putri, telah berkomitmen untuk terjun langsung ke lapangan guna memahami lebih dalam berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, termasuk masalah irigasi yang sangat krusial bagi sektor pertanian di Dompu.

Mantan Dubes Turki ini menekankan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan yang lebih analitis dalam menyusun langkah-langkah yang efektif.

BACA JUGA :  Peluang Fihir Dapat Haknya Terbuka, PT Batalkan Putusan PN Mataram

“Kami ingin mempelajari kondisi di lapangan sebelum merumuskan kebijakan atau langkah-langkah selanjutnya. Penyelesaian masalah ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak,” tegasnya.

Bendungan Tanjun, yang dibangun pada 2013 dengan kapasitas 13 juta meter kubik, dirancang untuk mendukung kebutuhan air irigasi bagi pertanian.

Namun, hingga kini, bendungan yang seharusnya menjadi solusi utama belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satu penyebabnya adalah saluran irigasi yang belum rampung, yang menghambat distribusi air ke area pertanian.

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU