Antisipasi Calo dan Copet Polres Loteng Tingkatkan Patroli Di Bizam Menjelang Lebaran

Sabtu, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Polres Lombok Tengah melalui Subsektor Bizam antisipasi maraknya kehadiran para calo tiket dan preman di terminal keberangkatan dan kedatangan di bandara yang meresahkan para pemudik yang akan pulang kampung jelang libur lebaran.

Mengantisipasi persoalan itu, tidak cukup hanya dengan mendirikan pos pengamanan di bandara. Untuk itu, Kapolres Lombok Tengah memerintahkan jajarannya dalam hal ini Polsubsektor Bizam dan personel yang bertugas dalam pengamanan arus mudik untuk lebih responsif dan bergerak (mobile).

Anggota pos terpadu bandara Bizam yang terlibat Operasi Ketupat Rinjani 2024 diinstruksikan untuk patroli terutama di tempat keberangkatan, kedatangan dan di area parkir bandara mengingat banyak masyarakat dan rawan terjadinya aksi kriminal.

BACA JUGA :  Gagal Menemui Kepala BWS Komunitas Pejuang Demokrasi Akan Gelar Aksi Jilid Dua.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya instruksikan personel yang terlibat pengamanan di area bandara untuk terus bergerak dan patroli, mana yang perlu dijaga dan jangan sampai ada copet termasuk calo maupun aksi premanisme yang dapat merugikan masyarakat kita,” kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, SIK saat dikonfirmasi, Jumat (5/4).

Selain anggota kepolisian yang patroli dan siaga, Iwan juga meminta masyarakat untuk berperan aktif menanggulangi persoalan calo dan antisipasi preman. Masyarakat jangan segan melapor kepada petugas di lokasi jika menjadi korban calo dan premanisme.

BACA JUGA :  Pilkada Lobar, Nurhidayah-Imam Kafali Andalkan Dua Sektor Untuk Meningkatkan PAD

“Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu para calo, juga jangan menggunakan barang – barang berharga di tempat keramaian karena hal tersebut dapat memancing terjadinya aksi kriminalitas. Jika menjadi korban atau melihat tindak kejahatan yang menimpa para pemudik untuk segera laporkan kepada petugas kami disana, kita stanbykan 24 jam selama libur lebaran,” jelasnya.

BACA JUGA :  Prestasi Membanggakan dari Pemuda Asal Mataram I Dewa Gde Bagus Satya

Iwan menerangkan, dalam pengamanan mudik hingga arus balik, pihaknya menerjunkan 165 personel yang ditempatkan di 5 Pos Operasi Ketupat Rinjani 2024 di Lombok Tengah. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan stakeholder dan instansi lainnya.

“Untuk di Area bandara kita kita dirikan dua pos untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan. Pertama pos terpadu ada di dalam area bandara dan pos kedua ada dliuar bandara tepatnya di depan bundaran Bizam,” tutup Iwan.

Berita Terkait

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU