Sikap Arogan Oknum Pekerja Proyek Ancam Tembak Seorang Warga

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Seorang perempuan paruh baya warga Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat diancam akan ditembak oleh oknum kontraktor proyek pada Sabtu, 1 Januari 2025.

Sebelumnya, beredar video di Media Sosial (Medsos), yang menggambarkan, salah seorang perempuan sedang berusaha mempertahankan tanahnya yang akan digusur oleh pemilik proyek.

Dalam video tersebut, nampak perempuan yang diketahui bernama Inaq Dewi berdebat dengan sejumlah laki-laki yang diduga pekerja proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Kapolda NTB Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Rinjani 2023

Dalam perdebatan tersebut, datang seorang laki-laki dengan mengenakan helm proyek warna putih dan rompi warna coklat yang diduga kontraktor proyek, oknum itu langsung mengeluarkan kalimat ancaman Saya Tembak Nanti sembari tangan kirinya mengarah ke pinggang seperti ingin mengeluarkan sesuatu dari balik rompinya.

Karena diancam, dengan penuh rasa keberanian, Inaq Dewi pun menantang balik laki-laki yang mengancam menembaknya tersebut. “Tembak saja, tembak, tembak, aneh (Ayo), tembak,” tantang Inaq Dewi.

BACA JUGA :  Pj. Gubernur NTB  Diduga melanggar Undang-Undang, Kasta NTB minta Batalkan Mutasi tanggal 22 Maret 2024

Menanggapi kejadian yang viral di medsos itu, Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil 8 Azhar, murka terhadap Tindakan oknum kontraktor yang melakulam ancaman terhadap Inaq Dewi.

Ia menyebutkan bahwa sikap Arogansi oknum kontraktor proyek yang mengancam menembak salah seorang Ibu bernama Inaq Dewi saat mempertahankan tanahnya dari penguasaan pemilik proyek atau Perusahaan di Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat.

“Tindakan tersebut tidak bisa dibiarkan, dia arogan sekali sampai mau menembak warga,” Sebutnya.

BACA JUGA :  Usung Tema Cinta Lombok Tengah, Bupati Lombok Tengah Lepas Kirab Sepeda Ontel

Lebih lanjut Dewan Partai Demokrat itu mengaku bahwa tindakan oknum kontraktor itu tidak dibenarkan.

“Inaq Dewi diancam akan ditembak, karena tidak mau tanahnya dikuasai dan diambil oleh perusahaan. Ada persoalan lahan yang belum diselesaikan, semestinya dibicarakan secara baik baik, panggil Kades, Kadus, tokoh masyarakat, tokoh agama, duduk bersama untuk penyelesaian secara Musyawarah, bukan malah mau tembak warga. Dan persoalan lahan di sana (tempat kejadian perkara pengancaman) tidak pernah diselesaikan dari dulu,” bebernya.

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU