Tanyakan Soal Bumdes dan lainya, Pemuda Mekar Sari Diduga Diintimidasi Kadus

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Gerakan Pemuda Desa Kekar Sari (GPMS) Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah NTB mempertanyakan penggunaan APBDes kepada Pelaksana Tugas di desa tersebut, oknum kadus malah diduga lakukan intimidasi dan diskriminasi.

Pertanyaan terkait penggunaan APBDes tersebut, dilakukan dengan melakukan hearing dengan Plt sekitar 2 minggu yang lalu. Pada hearing tersebut, GPMS khususnya mempertanyakan terkait persoalan dana BUMDES.

GPMS yang beranggotakan puluhan tokoh pemuda Desa Mekar Sari, diantaranya; Fajar, Juki, Sahdan, Sabar, Wira serta puluhan lainya memertanyakan soal dana BUMDES, apakah penggunanya sudah sesuai dengan aturan yang ada.

BACA JUGA :  Pelapor Heran Gelar Perkara kasus dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Loteng Diambil Alih Polda NTB

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat hearing itu, kami menanyakan. Apakah dana bumdes tersebut sudah sesuai pengalokasiannya atau tidak?”ungkap salah seorang anggota GPMS, Fajar pada Selasa 19 Desember 2023 dalam rilisnya.

BACA JUGA :  Poltekpar Lombok Gelar Yudisium Dua Hari, 284 Mahasiswa Resmi Lulus

Namun, apa yang ditanyakan ke Plt pada hearing tersebut lanjut Fajar, diduga memicu oknum kadus untuk melakukan tindakan tak terpuji dengan diduga melakukan intimidasi dan diskriminasi kepada mereka.

“Masak kita diminta keluar dari desa ini. Memang desa ini milik siapa?”imbuh Fajar.

Ketua GPMS, Juki mengecam keras atas apa yang diduga dilakukan oleh oknum kadus tersebut. Niat baik masyarakat untuk mengawasi jalanya pembangunan di desa tersebut, malah ditanggapi dengan tekanan dugaan pengancaman.

BACA JUGA :  Pengamanan Gudang Logistik Pemilu Tahun 2024 Diperketat Polres Loteng

“Dan ini sudah jelas melanggar undang-undang keterbukaan informasi publik, tentang bagaimana pengalokasian dana bumdes di desa  kami ini,”kesal Juki.

Sementara itu, Plt Kades Mekar Sari Lalu Yahye SH dikonfirmasi via WA-nya terkait hal tersebut, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU