Pathul Bahri Melantik Pejabat Pengawas dan Kepala UPTD Puskesmas Se-Lombok Tengah

Sabtu, 6 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Sejumlah Pejabat Pengawas dan Kepala UPTD Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan se-Lombok Tengah berkumpul di Ballroom lantai 5 Kantor Bupati Lombok tengah, jum’at (05/01/24) untuk dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati HL. Pathul Bahri, S.Ip,M.Ap.

Dalam pidatonya, Bupati Pathul menitip 4 pesan penting kepada mereka yang dilantik antara lain:

pertama, Maksimalkan kerjasama dalam mengatasi masalah kesehatan dengan seluruh komponen tenaga kesehatan ditempat tugas baru.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, kesulitan jangan dianggap hambatan tapi dijadikan tantangan untuk bisa diatasi.

Ketiga, hormati kearifan dan budaya ditempat tugas, aktif berinteraksi dengan petugas/aparat lain dan masyarakat sekitar.

Keempat, bekerjalah sesuai kewenangan masing-masing profesi dan memperhatikan standar-standar pelayanan.

BACA JUGA :  Polres Loteng Amankan Kegiatan HUT Partai Golkar di Alun-alun Tastura Praya

“Saya harap anda bekerja seperti kedua tangan yang saling melengkapi, membentuk tim solid tanpa ego sektoral,” ucap Bupati.

Dan dengan tujuan bersama, imbuhnya, semuanya harus menanamkan nilai kebersamaan, kerjasama dan kekompakan dalam menjalankan tugas organisasi. Buatlah kesan positif ditempat bertugas, memfokuskan tenaga perhatian dan pikiran pada proses penataan, perbaikan dan produktifitas kinerja sesuai dengan tuntutan tugas pokok dan fungsi.

Terpenting, pegang teguh sumpah jabatan serta benar-benar amanah dalam menjalankan tugas masing-masing.

Adapun nama-nama yang keluar mengisi jabatan adalah pilihan terbaik melalui proses penilain selektif dan masukan dari Wakil Bupati, Sekda, serta BKPSDM. Tolak ukurnya melihat kinerja, kepangkatan, kemampuan, pengalaman dan loyalitas dalam bekerja.

BACA JUGA :  HS (25) Tewas di Kamar Kost, Polres Loteng Lakukan Olah TKP

“Yang pasti mengacu juga pertimbangan berbagai aspek dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Bupati.

Pelantikan, tujuannya tidak lain dalam rangka meingkatkan derajat kesehatan Masyarakat. Pembangunan kesehatan diarahkan dengan meningkatkan kemauan, kesadaran dan juga kemampuan hidup sehat bagi setiap orang.

Senada dengan upaya pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan menerapkan transformasi kesehatan indonesia yang merupakan sebuah inisiasi yang dilakukan mencakup 6 pikar transformasi.

Diantaranya transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan,sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan Tekhnologi kesehatan.

Mengacu hal tersebut, Pemkab Lombok tengah lakukan tindak lanjut terutama pilar pertama dengan membangun fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu 6 Puskesmas di tahun 2023 dan merehabilitasi 126 Pustu dan Polindes.

BACA JUGA :  Langkah Cepat Lalu Iqbal: Tinjau Jembatan Amblas, Siapkan Perbaikan

Kabar baiknya, sebanyak 27 Puskesmas telah terakreditasi paripurna. Sehingga pelantikan Kapus jadi keharusan agar tidak terjadi kekosongan pimpinan.

“Layanan kesehatan rujukan di RSUD Praya terus dilakukan pembenahan baik fisik maupun sistem sehingga kualitas layanan semakin membaik,” jelasnya.

Dibidang SDM, tahun 2023 Pemkab Loteng mendapat formasi 713 tenaga P3K. Sementara disisi program, beberapa capaian yang telah diraih berhasil turunkan angka stunting dari 20,81% jadi 13,34% di tahun 2023.

Lebih rendah dari target Nasional Tahun 2024 yaitu 14%. Diikuti angka kematian ibu dan bayi telah terjadi penurunan signifikan.

Berita Terkait

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:20 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU