Melihat Suksesnya Bibit Jagung R7 di Desa Jenggik Lombok Timur, Mampu Hasilkan 13,7 Ton Per Hektare

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Petani jagung bersama PT Restu Agropro Jayamas (PT RAJA) menggelar panen raya jagung hibrida R7 di Jenggik, Kecamatan Terara, Lombok Timur, Sabtu (30/9/2023).

 

Berdasarkan pantauan Media ini, lahan jagung seluas 1,5 hektar dengan menggunakan 20 kilogram bibit R7 yang diproduksi PT Raja tampak sukses membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Penanaman mereka lakukan pada awal bulan Juli yang akan dilakukan panen serentak pada awal bulan Oktober dengan total umur jagung sekitar 101 hari.

 

Dedy Supriadi direktur PT RAJA kepada Tribun Lombok mengungkapkan, bibit R7 ini merupakan produksi dari dalam negeri sehingga jauh lebih tahan dari hama penyakit dibandingkan benih yang diimpor dari luar.

 

Bukan hanya itu saja, meskipun bibit R7 baru lahir namun sudah memiliki tujuh jenis bibit yang siap digunakan petani di Indonesia.

BACA JUGA :  Pengusiran Pemandu Wisata di Pantai Ekas, Wakil Bupati Temui Pegiat Wisata di Awang

 

Namun, saat ini ada tiga varian jagung R7 yang sering digunakan petani di lahan mereka. Pertama R7 jenis Red yang cocok ditanam di area kering dengan potensi panen 12 ton lebih per hektar.

 

Kedua, jenis Gold yang cocok ditanam di daerah basah dan kering dengan potensi panen hingga 13,5 ton per hektar, serta jenis Ultimate yang cocok ditanam di daerah basah dengan potensi panen hingga 15,5 ton.

 

“Terkait potensi produksi secara varietas kita ada jenis ultimate itu menjadi yang tertinggi di nasional dengan hasil 15,7 ton per hektare sesuai dengan SK pelepasan di kementerian pertanian,” jelas Dedy.

 

BACA JUGA :  KASTA NTB Hearing Lagi Dengan Ratusan Guru Honor, Sekda Turun Tangan

Lebih lanjut Dedy mengungkapkan, hasil panen warga Desa Jenggik nantinya akan dilombakan. Sebanyak lima tongkol jagung akan dilombakan dengan hadiah sepeda motor, sepeda listrik, emas 10 gram dan berbagai hadiah lainnya.

 

Selain bebas serangan hama bulai yang selalu menjadi momok menakutkan bagi petani jagung, benih jagung hibrida karya PT Restu Agropro Jaya Mas (RAJA) juga telah teruji.

 

Benih R7 mampu ditanam di lereng bukit dengan ketinggian mendekati 1.000 Meter di atas Permukaan Laut (MDPL).

 

bibit jagung hibrida R7 atau jagung Raja memiliki banyak keunggulan, selain produksi tinggi dan tahan busuk batang, tanaman ini memiliki perakaran dan batang kokoh, sehingga teruji saat diterpa angin kencang.

 

Lalu Adi perwakilan petani jagung kepada Tribun Lombok mengungkapkan, panen raya jagung pada tahun 2023 ini dinilai positif imbas dari kerjasama petani desa Ekas Buana, dengan PT RAJA.

BACA JUGA :  Kasta NTB Melaporkan Galian C di 2 Kecamatan Yang Diduga Ilegal

 

Bagi Lalu Adi, kehadiran PT RAJA dengan bibit R7nya telah memberikan kesuksesan kepada para petani, utamanya petani jagung yang menanam bibit R7.

 

Bukan hanya itu saja, dengan menggunakan bibit jagung R7 juga mengalami peningkatan hasil yang sebelumnya menggunakan bibit jagung lain hanya menghasilkan 7-8 ton per hektare.

 

Namun setelah menggunakan R7, Lalu Adi diprediksi mampu menghasilkan hingga 13,7 ton jagung per hektare.

 

“Insya Allah kami akan panen secara serentak di awal bulan Oktober. Ini merupakan testimoni real kami dengan adanya bibit ini yang menghasilkan jagung yang unggul, keras, dan panjang,” jelas Lalu Adi.

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU