Korban Banjir di Lape Terima Bantuan dari LMI dan INTI Provinsi NTB

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESANEWS.COM – Gubernur NTB terpilih, Dr H Lalu Muhammad Iqbal (LMI), turun langsung menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Senin (21/1).

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Camat Lape dan berkolaborasi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTB (INTI NTB).

Dalam kesempatan itu, LMI menyampaikan rasa terima kasih kepada INTI NTB yang telah turut serta membantu masyarakat terdampak banjir. Ia menilai kolaborasi ini sangat penting untuk meringankan beban masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Hari Anti Penyiksaan, YLBHI-LBH Yogyakarta Minta Usut Tuntas Kasus Meninggalnya OK

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Saya hadir di sini atas nama pribadi, karena saya belum dilantik sebagai gubernur. Jadi, hanya ini yang bisa kami lakukan sementara,” katanya, Rabu (22/1).

Dijelaskan, Desa Labuhan Kuris menjadi wilayah yang paling parah terdampak banjir di Kecamatan Lape. Sebanyak 55 rumah warga dilaporkan terendam. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa sedikit membantu masyarakat untuk bangkit.

Sebelumnya, sejak Jumat lalu, LMI sudah memulai kunjungan kerja ke beberapa daerah di Pulau Sumbawa.

BACA JUGA :  Ketika Duo Syamsul Bersaksi dan Fihir Berpeluang Bebas !!

Mulai dari Bima, Dompu, Sumbawa, hingga KSB, ia menemui masyarakat, menyalurkan bantuan, sekaligus menyerap aspirasi.

“Kami datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Ini akan menjadi masukan penting bagi kami untuk merumuskan kebijakan setelah pelantikan nanti,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, LMI juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana untuk meminimalkan dampak banjir di masa depan.

Menurutnya, penanganan infrastruktur dan langkah preventif harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terus berulang.

BACA JUGA :  Lantamal I Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia Seleksi Caba da

Ia menambahkan, pemerintahannya nanti akan mendorong sinergi antara pemerintah daerah, organisasi, dan masyarakat dalam menghadapi bencana. “Kita harus bahu-membahu, tidak ada yang bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan seperti ini,” katanya.

Kunjungan ke Kecamatan Lape menjadi penutup rangkaian perjalanan LMI di Pulau Sumbawa.

Ia mengaku akan terus mendekatkan diri kepada masyarakat untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi di masa-masa mendatang.

Berita Terkait

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

BERITA TERBARU