Kejari Tetap Proses Laporan LSM Lidik NTB Secara Profesional dan Tak Tebang Pilih

Jumat, 5 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tanggapi DPW LSM Lidik NTB, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah (Loteng) tegaskan, dugaan kasus Desa Montong Ajan dan sejumlah desa lainya yang dilaporkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Lidik NTB, tetap diproses hingga tuntas.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen (Kasi Intel) Kejari Loteng, Agung Putra SH, Jumat 5/5/2023 di temui di Ruang Informasi Publik Kabtor Kejari setempat menyatakan, pihaknya tegaskan tetap memproses kasus yang telah dilaporkan oleh LSM Lidik NTB tersebut.

BACA JUGA :  Libur Lebaran: Pertamina Mandalika International Circuit : Jadi Destinasi Wisatawan Di Lombok

“Jadi yang dilaporkan oleh Lidik NTB itu ada 9 desa dan kita meneliti dugaan itu satu-satu, bukan kita tidak memprosesnya, tetap kita proses,”tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Kasi Intel kasus itu dilaporkan oleh Lidik NTB pada pertengahan tahun 2022 lalu terhadap 2 tahun anggaran di desa tersebut yang diduga melakukan kelebihan bayar terhadap sejumlah proyek kegiatan fisik.

“Intinya tidak ada yang tidak kami tagani, apa lagi tebang pilih tidak, semua kami tangani dengan profesional,,”jelas Kasi Intel.

BACA JUGA :  Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Setelah pihaknya menerima laporan atas 9 desa tersebut lanjut Kasi Intel, sesuai petunjuk pimpinan, setelah dilakukan telaah oleh Kejari kemudian dilanjutkan ke Inspektorat untuk dilakukan Audit Investigasi.

“Sesui dengan kesepakatan bersama, rata-rata kasus desa penangananya ke APIP dulu,”jelas Kasi Intel.

Pada awal tahun 2023 ini, hasil audit inbestigasi yang dikakukan oleh Inspektorat Lombok Tengah keluar dan terdapat adanya sejumlah temuan pada desa-desa yang dilaporkan oleh Lidik NTB tersebut.

BACA JUGA :  Puncak KTT Ke-42 ASEAN Dimulai, Presiden Jokowi Sambut Para Pemimpin

Ada 6 desa bahkan telah keluar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)-nya, dimana di 6 desa itu ada temuan kelebihan bayar sesuai hasil audit investigasi oleh Inspektorat.

“Ada temuan berupa kelebihan bayar, itu seuai hasil LHP Inspektorat,”ungkap Kasi Intel.

Sementara 3 desa sisanya lanjut Kasi Intel, hingga saat ini belum keluar LHP-nya, sehingga pihaknya per hari ini (Jumat 5/5/2023) bersurat ke Inspektorat mengenai bagimana hasil audit investigasi terhadap tiga desa yang LHP-nya belum keluar tersebut.

Berita Terkait

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Berita ini 85 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

BERITA TERBARU