Kodim 1620/Loteng Gelar Apel Gabungan Menjelang Pilkada Serentak 2024

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) gelar apel gabungan dengan seluruh jajaran di lapangan Apel Makodim pada (17/9/2024) dalam rangka persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Kegiatan apel gabungan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik menjelang maupun saat pelaksanaan masa pilkada berlangsung di kabupaten Lombok Tengah.

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara menekankan, bahwa apel ini adalah bentuk kesiapan diri secara penuh baik personel maupun materil dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama proses Pilkada.

BACA JUGA :  Viral Video Penculikan Anak, Itu Tidak Benar Kata Kapolsek Praya Barat Daya

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mulai dari kelengkapan fasilitas kita, seperti alat Pasukan Huru Hara (PHH) kendaraan dinas untuk mobilisasi personel dan kesiapan kekuatan personel kita,” terang Dandim saat memimpin langsung apel gelar pasukan di Makodim.

Dandim juga mengingatkan kepada seluruh personel terkait netralitas TNI harus dipegang teguh kita tidak memihak atau mendukung pasangan calon, baik itu pasangan calon Gubernur maupun Bupati yang ikut dalam Pilkada ini.

BACA JUGA :  Polres Lombok Tengah Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Pencurian Kabel PJU

“Dan kita tidak boleh menyuarakan kepada orang lain baik itu kepada saudara maupun keluarga untuk mendukung Paslon baik secara suara maupun kegiatan,” ucap dandim.

Selain itu, kita tetap harus berhati hati apabila dalam pengamanan kegiatan kampanye pilkada, untuk kendaraan Roda dua maupun roda empat jangan sampai dipinjamkan untuk menghindari hal hal yang kita tidak inginkan, seperti contoh adanya setiker yang ditempelkan di kendaraan kita.

BACA JUGA :  ‎Penemuan Diduga Mayat Bayi di Praya, Polres Loteng Lakukan Penyelidikan

“Namun intinya, baik personel maupun materil dan fasilitas yang kita gunakan maupun fasilitas dinas dilarang untuk dilibatkan dalam kegiatan politik,” tegas Dandim.

Dalam apel gelar Kodim 1620/Loteng menerjunkan 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) pasukan, baik itu pasukan Huru Hara maupun pasukan bermotor.

“Diharapkan, melalui persiapan yang matang ini, pelaksanaan Pilkada serentak dapat berjalan dengan aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang tanpa gangguan,” tandas dandim.

Berita Terkait

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:20 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU