Gagal Menemui Kepala BWS Komunitas Pejuang Demokrasi Akan Gelar Aksi Jilid Dua.

Rabu, 2 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Komunitas Pejuang Demokrasi & HAM bersama belasan warga, ancam demo karena pada Selasa 1 Agustus 2023, gagal bertemu dengan DPRD NTB dan Kepala BWS NT 1 yang ada di NTB saat melakukan aksi ke kedua kantor lembaga pemerintah tersebut.

Ketua Konunitas Pejuang Denoktasi dan HAM (KPD-HAM), Ali Wardana menyanpaikan, pihaknya mendatangi DPRD NTB untuk menyampaikan aspirasi warga yang terdampak akibat pembangunan waduk yang dikerjakan BWS.

BACA JUGA :  Dengan menyelenggarakan pameran di bidang Solar PV, Energy Storage, Perlampuan, dan Smart Home, GEM Indonesia telah berhasil menjadikan pameran tersebut menjadi pameran B2B International terbesar se-Asia Tenggara dibidangnya

Awalnya KPD-HAM beserta puluhan elemen masyarakat mendatangi gedung DPRD Provinsi NTB untuk menemui anggota komisi IV agar mendorong BWS.NT.1 NTB untuk evaluasi PT. Bahagia Bangun Nusa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, meminta perwakilan masyarakat yang ada di udayana tersebut, untuk menandatangani dan merekomendasikan laporan masyarakat untuk di teruskan ke KPK-RI, supaya turun melakukan audit terhadap BWS NT 1.

Namun puluhan para pendemo tidak bisa di temui oleh para wakil rakyat dikarenakan anggota komisi IV sedang melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

BACA JUGA :  Aktivitas Galian C di Keramejati Tuai Polemik: Warga dan Pemdes Suarakan Kekhawatiran

Puluhan Masyarakat yang tergabung dalam KPD-HAM akhirnya,  langsung menuju ke Balai Wilayah Sungai NT.1 NTB untuk melakukan aksi dan menuntut pihak BWS untuk menindak lanjuti apa yang menjadi rekomendasi masyarakat

“BWS tak menemui kami, maka kami akan menggelar aksi jilid dua untuk menuntaskan apa yang menjadi tuntutan kami,”ujar Ali Wardana.

BACA JUGA :  Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Ali wardana mengatakan, pihaknya  sudah melakukan audiensi dua kali dengan turun sama-sama ke lokasi tersebut, sehingga bersepakat ada beberapa rekomendasi yang harus dilakukan oleh pihak BWS untuk PT.Bahagia Bangun Nusa namun, hingga saat ini rekomendasi tersebut diduga dihianati oleh BWS.

“Rekomendasi tersebut tak kunjung dilaksanakan, yang mengakibatkan dua dusun tenggelam dan mengalami kebanjiran diakibatkan proyek yang nilainya milyaran rupiah tersebut,”ujar AlinWardana.

Berita Terkait

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

BERITA TERBARU