Eggi Sudjana mengomentari dengan pujian kinerja Ketua Umum Partai Negoro Faisal Asegaf

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berlokasi di jalan Johar no. Menteng Jakarta Pusat, Eggi Sudjana mengomentari dengan pujian kinerja Ketua Umum Partai Negoro Faisal Asegaf, karena kerja pake Google Home.Eggi Sudjana mengajak kita melihat dan ikuti apa yang Faisal Asegap sudah gagas, kita harus pakai konsep ikhlas.

Kalau pemimpin yang ikhlas itu, dia mampu memimpin. Tapi ketika dia dipimpin, dia mau.

BACA JUGA :  Kesetaraan Hak dan Keseimbangan dalam Masyarakat

Saya lebih senior dari Faisal. Tapi karena Faisal menggagas lebih dulu, ya saya ikut. Bukan jadi pengikut tapi saya bantu alur berpikirnya, melawan rejim dinasti ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Problemnya sangat jelas. Secara normatif, Partai Negoro nggak ada.
Tapi secara de facto ada. Secara de yure nggak ada.
Karna nggak terdaftar di Menkumham.

BACA JUGA :  Prabowo-Gibran Diserang di Medsos : Rannya Minta TIDAR NTB Senyumin Aja 

Terdaftar aja nggak, apalagi bisa ikut Pilkada.
Ya kagak lah.
Maka jangan mikirin yang begitu.
Kita mikirinnya fakta saja, ini secara de facto ada, geruduk aja, serbu dan lain sebagainya.

Itu aja ,sekarang gak usah banyak ngomong, capek. Pecalonan Anis ini menurut Anies insya Allah kalau dia mau nerima malam Jumat katanya mau ketemu.

BACA JUGA :  Dana Ratusan Miliar Habis, Poltekkes Mataram Justru Amburadul: Mafia Proyek Beraksi, Penegak Hukum Diam?

“Kalau belum ketemu ya belum bisa banyak ngomong juga.
Kalau harapan ke depan masih menjadi partai yang resmi, bagus dan bisa diakui serta punya suara itu aja. Karena namanya juga harapan,” begitu Eggi mengakhiri wawancara.

Berita Terkait

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU