Rahma dapil jakarta barat 3 partai hanura dari pemuda pancasila

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 November 2023 – Pada acara penyampaian maklumat ini, generasi muda mengekspresikan kekecewaan terhadap keputusan MKMK kemarin. Mereka menyoroti risiko politik dinasti, membedakannya dari berpolitik keluarga, dan mendukung kembali demokrasi yang inklusif.

BACA JUGA :  Jeffry Bantah Pernyataan LSM Terkait Perizinan PT. USI

Tantangannya adalah menghindari politik dinasti, sambil memiliki harapan untuk masa depan yang lebih demokratis. Generasi muda memberikan pesan kepada sesama milenial dan Gen Z untuk tidak apatis terhadap politik, mengajak mereka aktif berpartisipasi karena keterlibatan mereka dianggap dapat memajukan Indonesia.

BACA JUGA :  Aster Panglima TNI Tinjau 8.000 Pohon Mangrove di Desa Pagatan Besar

Sementara itu, terkait dengan amanemen 45 karat, mereka menyoroti perlunya mencopot beberapa undang-undang untuk kembali ke amanemen tersebut. Namun, disampaikan bahwa hanya mencopot tidak cukup, karena itu hanya sebagian dari tanggung jawab konstitusi. Dikemukakan bahwa mencopotnya tidak menggugurkan hasil putusan sebelumnya.(Agus

BACA JUGA :  Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota DPRD dalam Program Makan Bergizi Gratis, Kasta NTB Angkat Bicara

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 20:20 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

BERITA TERBARU