Festival Holi Warnai Pulau Nusa Dharma Bali, Simbol Persahabatan India-Indonesia

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kemeriahan warna-warni menyelimuti Pulau Nusa Dharma di kawasan The Nusa Dua, Bali, pada Sabtu (7/3/2026). Lebih dari 400 peserta berkumpul untuk merayakan Festival Holi, sebuah tradisi kuno India yang melambangkan kemenangan kebaikan atas kejahatan serta datangnya musim semi.

​Acara bertajuk “Holi – Festival Warna di Bali” ini diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal India di Bali dan Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC), bekerja sama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC melalui kawasan The Nusa Dua.

​Konsul Jenderal India, Dr. Shashank Vikram, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Holi bukan sekadar permainan warna, melainkan perayaan inklusivitas dan keberagaman.

BACA JUGA :  Fantastis, AMNT Setor Dana Bagi Hasil 2022 ke KSB Rp455 Miliar Lebih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Holi melambangkan kegembiraan, inklusivitas, serta perayaan keberagaman—nilai-nilai yang sejalan dengan hubungan budaya dan persahabatan yang telah lama terjalin antara India dan Indonesia,” ujar Dr. Shashank Vikram.

​Senada dengan hal tersebut, Direktur SVCC Naveen Meghwal menekankan pentingnya peran festival ini dalam mempererat harmoni antar-komunitas. Kehadiran komunitas India, diaspora, hingga wisatawan mancanegara dan lokal menjadikan acara ini sebagai ruang pertukaran budaya yang dinamis.

​Pemilihan Pulau Nusa Dharma sebagai lokasi acara tidak lepas dari komitmen ITDC untuk memposisikan kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia yang inklusif.

BACA JUGA :  Polres Loteng Bersama Tim SAR Evakuasi Tiga Warga Yang Meninggal di Dalam Sumur

​General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengungkapkan bahwa festival ini menjadi momentum penting mengingat wisatawan asal India kini masuk dalam daftar lima besar pasar pengunjung ke kawasan tersebut.

​”Terpilihnya Pulau Nusa Dharma sebagai lokasi penyelenggaraan Holi Festival mencerminkan kepercayaan internasional sekaligus pengakuan terhadap kesiapan The Nusa Dua dalam menyelenggarakan acara berskala global,” kata I Made Agus Dwiatmika.

​Menurutnya, festival ini mencerminkan semangat persatuan dan persahabatan lintas budaya. “Momentum ini semakin memperkuat komitmen ITDC untuk memposisikan The Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia yang inklusif dan adaptif,” tambahnya.

BACA JUGA :  Polsek Praya Tengah Lakukan Olah TKP Peristiwa Meninggalnya Seorang Pelajar

​Suasana semakin semarak dengan penampilan tari Bollywood dari Rhythm of Rasa, Suradiva Art Studio, dan India in Bali. Puncak acara terjadi saat peserta secara antusias saling melemparkan bubuk warna-warni sembari menari mengikuti irama musik dari DJ.

​Keluarga, mahasiswa, hingga masyarakat lokal tampak berbaur dalam kegembiraan, mengubah Pulau Nusa Dharma menjadi kanvas raksasa penuh warna. Festival ini membuktikan bahwa tradisi budaya mampu menjadi jembatan yang kuat dalam mempererat hubungan antar-masyarakat di tingkat internasional. (Red)

Berita Terkait

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

BERITA TERBARU