Hinaan Personal, Gubernur Iqbal Minta Keluarga dan Masyarakat Tetap Tenang

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Ujaran kebencian kepada pribadi dan keluarga Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memicu gelombang demonstrasi, Jumat (20/6) lalu. Terkait aksi ini, orang nomor satu di Provinsi NTB ini akhirnya angkat bicara.

Ia meminta agar masyarakat tetap tenang dan menahan diri karena ujaran kebencian dan penghinaan kepada dirinya dan keluarganya oleh seorang pemilik akun facebook Abiman abiman.

“Terima kasih atas simpati masyarakat terhadap saya. Tapi saya mohon agar semua tetap tenang dan menahan diri,” katanya dalam rilisnya, Minggu ( 22/6).

BACA JUGA :  InJourney Sukses Gelar Aquabike Jetski World Championship 2024 di Danau Toba

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus ini sudah ditangani kepolisian. Mari kita hormati proses hukum,” sambungnya.

Iqbal mengatakan, kritik atau saran di ruang publik itu hal lumrah dalam alam demokrasi. Namun, ia mengingatkan, yang tak boleh ruang publik dijadikan panggung untuk mengumbar kebencian, kata-kata kotor dan caci maki.

BACA JUGA :  Cawabup Lobar Imam Kafali Tampil Beda Saat Debat Kedua di Senggigi

“Kita semua wajib menjaga ruang publik tetap edukatif buat masyarakat dan anak-anak kita”, imbuh miq iqbal.

Seperti diketahui salah satu akun facebook bernama Abiman abiman mengumbar kata-kata kotor bukan hanya kepada Gubernur Iqbal tapi juga kepada istri dan orang tuanya.

Akun yang sama juga teridentifikasi melakukan serangan pribadi kepada Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Puteri.

Informasi awal yang beredar mengatakan bahwa pelaku memiliki masalah mental. Belakangan beredar informasi bahwa pelaku adalah pengguna akut narkoba.

BACA JUGA :  Bandara Lombok Catat Pertumbuhan Penumpang 19 Persen Pada Semester I 2023

Sampai saat ini akun tersebut masih aktif melontarkan komentar-komentar tak senonoh. Dalam aksi damai di Polda NTB, berbagai elemen meminta polisi mengusut pemilik akun. Bila terindikasi memiliki gangguan jiwa, mereka mendorong supaya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Sebaliknya memang dalam kondisi normal, polisi diminta segera menangkapnya.

Berita Terkait

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD
Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa
Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng
Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta
DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB
Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani
Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 14:48 WIB

Sidang Pledoi Kasus PPJ, Seluruh Saksi Ahli Nyatakan Tak Ada Aturan Yang Dilanggar Terdakwa

Selasa, 28 April 2026 - 06:42 WIB

Kejari: Siap-siap, Siapa Bertanggung Jawab! Dugaan Korupsi Rp5 Miliar Dump Truck DLH Loteng

Sabtu, 25 April 2026 - 07:04 WIB

Korupsi Pajak Lombok Tengah, Jaksa Tuntut Tiga Eks Pejabat Penjara dan Sita Harta

Jumat, 24 April 2026 - 16:51 WIB

DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Kamis, 23 April 2026 - 20:02 WIB

Kasta NTB Kritik Alokasi DBHCHT Lombok Tengah 2026: Dinilai Tak Berpihak ke Petani

Selasa, 21 April 2026 - 20:21 WIB

Gaji P3K Paruh Waktu Lombok Tengah Rp200 Ribu, Kasta NTB: Sangat Tidak Layak

Minggu, 19 April 2026 - 17:38 WIB

Gubernur NTB Polisikan Aktivis Soal Sebar Nomor HP: Demokrasi di Titik Nadir?

BERITA TERBARU