40 Janji “Akan” Gubernur NTB: Antara Harapan Rakyat dan Retorika Politik yang Tak Kunjung Terbukti

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kasta NTB menyoroti kepemimpinan Gubernur NTB, M. Iqbal, yang dinilai lebih banyak dipenuhi deretan janji ketimbang realisasi nyata di lapangan.

Presiden KASTA NTB, Lalu Wink Haris, mencatat setidaknya ada 40 janji besar yang hingga kini masih sebatas kata “akan” tanpa arah pelaksanaan yang jelas.

“Dalam catatan tersebut, program-program yang dijanjikan gubernur seolah mencakup semua lini, mulai dari infrastruktur, energi, pertanian, pendidikan, hingga pariwisata,” ungkap Wink Haris, (20/8/25).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, janji-janji itu beragam, mulai dari rencana membangun jalan port-to-port Lembar–Kayangan, mengambil alih pengelolaan Pelabuhan Awang, menjadikan Sape sebagai kampung nelayan modern, hingga menciptakan 100 ribu lapangan pekerjaan baru.

BACA JUGA :  ‎Penemuan Diduga Mayat Bayi di Praya, Polres Loteng Lakukan Penyelidikan

“Namun ironisnya, kata “akan” selalu menjadi pengikat janji-janji tersebut tanpa kejelasan kapan akan berubah menjadi kenyataan,” imbuhnya.

“Semua yang disampaikan adalah janji-janji bombastis. Faktanya, hingga hari ini masyarakat belum merasakan dampak nyata dari kepemimpinan M. Iqbal. Kami melihat lebih banyak retorika politik dibandingkan kerja nyata,” sambung Wink Haris.

Lebih jauh, KASTA NTB menilai pola kepemimpinan Gubernur M. Iqbal hanya menumpuk daftar rencana tanpa arah implementasi yang jelas. Misalnya, janji memberikan dana segar Rp300–500 juta ke seluruh desa, meningkatkan status rumah sakit di Sumbawa, menjadikan NTB basis produk halal nasional, hingga mengganti mobil dinas pejabat dengan mobil listrik.

BACA JUGA :  Menyikapi tayangan TV ONE mengenai kasus pengerusakan, pencemaran nama baik dan berita bohong, yang telah terjadi di kota Tasikmalaya, dimana telah dapat disaksikan tayangan video pemberitaan yang sangat disayangkan terjadi menimpa keluarga seorang Pegawai negeri sipil (PNS

Menurut KASTA NTB, semua itu hanyalah angan-angan yang kerap diulang dalam pidato, bukan realitas di lapangan.

Kritik semakin tajam ketika melihat janji-janji yang dianggap tidak masuk akal, seperti mengadakan event internasional sekali dalam dua minggu, menjadikan Bandara BIZAM sebagai induk penerbangan nasional, hingga meracik “aliansi emas” dengan Pemprov Jatim.

“Alih-alih fokus pada masalah mendesak rakyat, kepemimpinan saat ini justru tenggelam dalam wacana dan pencitraan,” sindir Lalu Wink Haris.

BACA JUGA :  Wakili Kapolda NTB, Dir Binmas Serahkan Bansos Untuk Masyarakat di Lombok Barat

KASTA NTB juga menyinggung isu-isu krusial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti harga gabah dan jagung, beasiswa non-APBD, bantuan ke pesantren, hingga janji penanganan banjir dan kemiskinan ekstrem.

Menurut mereka, semua itu hanya menjadi deretan “checklist” visi-misi tanpa kehadiran nyata bagi rakyat NTB.

“NTB butuh pemimpin yang bekerja, bukan sekadar mengumbar kata ‘akan’. Rakyat semakin jenuh dengan politik retorika. Inilah wajah kepemimpinan M. Iqbal yang harus dievaluasi secara jujur,” tutup Lalu Wink Haris.

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU

Sport

Gratis! The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 09:14 WIB

Pendidikan

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB

Senin, 15 Jun 2026 - 08:02 WIB