Tantangan Terbesar: Pelantikan dan Pengukuhan Satgas Cyber Crime RI-1 di Jakarta oleh Menkominfo dalam Menghadapi Kejahatan Digital yang Mencekam

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Juli 2024 – Dengan suasana tegang dan penuh harapan, Jakarta menjadi saksi lahirnya benteng pertahanan baru melawan ancaman digital. Hari ini, Menkominfo dengan khidmat melantik dan mengukuhkan Satgas Cyber Crime RI-1, sebuah tim elit yang dibentuk untuk menghadapi serangan siber yang semakin mencekam dan mengancam keamanan nasional.

Acara pelantikan yang berlangsung di Hotel Grand G7 Jakarta ini menarik perhatian publik dan media. Dengan layar yang menampilkan berbagai insiden serangan siber yang mengguncang Indonesia, suasana berubah menjadi momen yang mendebarkan. Setiap tayangan menegaskan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi, mulai dari peretasan data pribadi hingga sabotase infrastruktur vital.

Menkominfo dalam pidatonya menyampaikan urgensi pembentukan Satgas Cyber Crime RI-1. “Hari ini, kita tidak hanya melantik sebuah tim, tetapi juga menyalakan obor harapan baru bagi Indonesia dalam melawan kejahatan digital. Kejahatan siber dan judi online telah menjadi ancaman nyata yang tidak bisa kita abaikan. Kita harus bergerak cepat dan tegas,” tegasnya dengan suara bergetar.

BACA JUGA :  Fihiruddin Divonis Bebas, Pengacara : Kasus Ini jadi Pembelajaran untuk Penguasa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya Budi Arie selaku Menkominfo menyampaikan paparan yang membawa kesadaran informasi mendalam akan pentingnya Satgas Cyber Crime RI-1. Suasana ruang sidang pun penuh dengan ketegangan, seolah-olah ancaman tersebut sedang terjadi di depan mata.

Menkominfo menekankan bahwa satgas ini tidak hanya bertugas untuk merespon serangan, tetapi juga proaktif dalam mendeteksi dan mencegah ancaman sebelum menjadi bencana. “Kami membekali Satgas Cyber Crime RI-1 dengan teknologi terkini dan para ahli terbaik di bidangnya. Tidak ada ruang untuk kompromi dalam melindungi bangsa ini,” tambahnya dengan tegas.

BACA JUGA :  ALARM NTB dukung Aparat Cabut Plang Ilegal di Kawasan KEK Mandalika

Puncak acara ditandai dengan penyematan rompi kepada ketua Satgas Cyber Crime RI-1. Dengan wajah penuh tekad, Arfian ketua satgas Cyber Crime RI – 1 menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan digital Indonesia. “Kami siap berperang di medan siber. Keamanan digital adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan mundur selangkah pun dalam melindungi negara ini dari kejahatan siber.”

Pada Pelantikan ini juga Hadir Anggota DPR RI 2019-2024, Dr.H.Mulyadi,MMA, selaku Ketua Dewan Pembina Satgas Cyber Crime RI -1, “Pelantikan ini bukan hanya seremoni biasa, tetapi menjadi simbol perlawanan terhadap kejahatan digital. Publik kini menaruh harapan besar pada Satgas Cyber Crime RI-1 untuk mengemban tugas berat ini. Setiap langkah dan strategi mereka diharapkan dapat membawa ketenangan dan keamanan bagi seluruh warga Indonesia.”Ujar Dr.Mulyadi

BACA JUGA :  Wartawan Inside Lombok Diintimidasi, FJPI NTB Angkat Bicara

Dengan terbentuknya Satgas Cyber Crime RI-1, Indonesia kini berdiri lebih kuat di medan pertempuran siber. Keberanian dan ketegasan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan digital yang mencekam ini. Mari bersama-sama mendukung dan mengawal langkah mereka dalam melindungi negeri ini dari ancaman yang tidak kasat mata, namun sangat nyata.

#CyberCrime #IndonesiaAman #SatgasCyberCrimeRI1

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB