Sebuah Bangunan SDN di Lombok Tengah NTB, Ambruk!

Selasa, 30 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Atap ruang kelas SD Negeri Menyiuh di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ambruk. Ambruknya atap diduga disebabkan hujan deras serta angin kencang yang terjadi sekitar bulan Maret 2023.

Puing-puing genting dan kayu tampak berserakan di 2 ruang kelas kelas SDN Menyiuh, Sejumlah lemari buku dan meja kursi guru yang tak sempat dipindahkan rusak tertimpa atap ruangan.

BACA JUGA :  Respon Cepat Polri Terhadap WNA Yang Tenggelam

Ketua Komite SDN Menyiuh Muhamad Subur, Senin 29 Mei 2023 menuturkan, ambruknya atap ruang kelas itu terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.30 Wita.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh, untungnya tidak ada korban jiwa,”tutur Subur.

BACA JUGA :  Nursiah Blusukan ke Pasar Balang Batukliang Utara

Sebelum ambruk, memang Kondisi bangunan SDN Menyiuh Desa Selebung Rembiga Janapria Lombok Tengah sudah rapuh dan rusak sejak tahun 2022.

Kondisi bangunannya semakin memprihatinkan. Bahkan, 1 ruang kelas yang ambruk pada tahun 2021 akibat angin kencang dan lapuk, sampai saat ini belum diperbaiki.

BACA JUGA :  Samsat Ciledug Gelar Gabungan Razia Pajak Kendaraan

Kondisi bangunan yang rusak itu membahayakan keselamatan peserta didik. Keadaan tersebut juga mengakibatkan proses belajar mengajar tidak berjalan maksimal.

”Kondisi bangunan banyak yang tak layak, sangat memprihatinkan, membahayakan keselamatan anak didik. Kami juga selalu khawatir, terutama saat hujan atau angin kencang,”imbuhnya.

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 52 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU