Prajurit Lanal Bintan Ikuti Exit Briefing Danlantamal IV Bersama Satuan Dibawah Jajaran Lantamal IV

Minggu, 18 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bertempat di Lapangan Apel, seluruh Prajurit Lanal Bintan (Perwira, Bintara, Tamtama dan ASN), mengikuti Exit Briefing secara virtual dengan Komandan Lantamal IV Batam Laksma TNI Kemas S Ikhwan Madani, S.Sos., M.Si., bersama satuan-satuan dibawah jajaran Lantamal IV Batam, Sabtu (17/06/2023).

Dalam sambutannya, Danlantamal IV mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan ucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa atas berkat rahmat dan karunia-anya kita masih dapat berdiri ikuti kegiatan ini dalam keadaan sehat walafiat, hari ini saya exit briefing yang intinya adalah berpamitan ibarat peribahasa “Datang tampak muka maka pergi tampak punggung”.

“Lebih kurang 1 tahun 1 bulan yang lalu saya pernah berkata kepada bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian yang kala itu kita masih di Tanjungpinang, untuk izin bergabung di jajaran Lantamal IV. Saat ini Saya diberikan amanah baru ditempat lain yaitu mendapat tugas di BAIS TNI sebagai Direktur F4,”katanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  AMSI NTB Minta Kepolisian Usut Dugaan Wartawan Terima Upeti Judi Ayam

Lebih lanjut Laksma TNI Kemas S Ikhwan Madani, S.Sos., M.Si., mengatakan, pada hari ini saya berpamitan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dan ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya yang sudah bekerjasama bahu membahu dengan baik dalam rangka melaksanakan tugas pokok.

Banyak sekali kekurangan namun saya mengapresiasi kerja dari bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dalam rangka kita bekerja bersama-sama melaksanakan tugas pokok yang diberikan pimpinan kepada kita sesuai dengan porsi dan peran masing-masing.

“Banyak hal yang sudah kita kerjakan bersama terutama tugas yang berat adalah ketika saat kita harus relokasi dari Tanjungpinang ke Batam dan tugas-tugas yang lain yang mungkin tidak mungkin saya bisa sebutkan satu persatu,”imbuhnya.

Sebagai manusia terlepas dari pangkat dan jabatan yang ada di pakaian ini, sebagai manusia biasa yang tidak pernah luput dari salah dan khilaf saya beserta keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama kita bergaul, kita berinteraksi.

BACA JUGA :  Bang Zul - Abah Uhel Deklarasi, Ribuan Masyarakat Mendukung!

Berkomunikasi walaupun mungkin tidak ketemu secara langsung ada hal-hal yang kurang berkenan ada salah atau ada kebijakan atau arahan ataupun perintah dari saya yang ternyata membuat bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian tidak nyaman atau yang lain sebagainya.

“Saya mohon maaf dan saya pun juga berpesan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian untuk tidak perlu melihat apabila ada kekurangan yang ada pada diri saya,”imbuhnya.

Pihaknya juga mohon maaf apabila dalam kurun waktu 1 tahun 1 bulan ini masih belum optimal dalam memimpin, kita akui karena proses relokasi kita lebih banyak berfokus ke dalam yang seharusnya kalau kita perhatikan tugas pokok dari Lantamal apalagi berada di perbatasan, posisi strategis kita berada di perbatasan, pembenahan didalam kita masih belum selesai termasuk juga menyangkut akomodasi dan karena itu saya pun pada kesempatan ini juga mohon maaf karena tidak bisa mendampingi bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian dalam rangka menuntaskan itu.

“Lingkungan kerja kita sangat strategis yaitu berada di perbatasan yang mengandung dan tersimpan potensi-potensi timbulnya permasalahan, untuk itu profesional dalam bekerja yaitu profesional sesuai dengan porsinya. Apa tugas pokok kita disitu kerjakan, sesuaikan dengan ketentuan dan aturan, memang organisasi ini masih belum sempurna masih banyak kekurangan, kekurangan itulah tugas kita bersama untuk menutupinya untuk saling melengkapinya,”paparnya.

BACA JUGA :  Forum Rakyat NTB Kecam Aksi Premanisme Debt Collector di Lombok

Saat ini yang menjadi sorotan utama adalah adanya kegiatan PMI (Pekerja Migran Ilegal). Presiden RI atensi dengan kegiatan tersebut, bahkan sebulan bulan yang lalu Polri telah membentuk Satgas khusus. Jadi kalau masih ada teman kita yang ternyata masih ada yang melakukan kegiatan itu rasanya sangat bodoh sekali.

“Untuk itu masing-masing personel untuk saling mengingatkan dan lebih berprilaku yang baik, selalu Ingat dengan keluarga sehingga tidak mudah terpancing melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar aturan. Selalu bersandar kepada Allah, bekerjalah dengan ikhlas kalau begitu tinggal berdoa hasilnya serahkan kepada Allah SWT,”pungkasnya.

Berita Terkait

KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana
Konsultan Laporkan Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi Atas Dugaan Penipuan
Transparansi Kejari Loteng: Buka Data Perkara, Kedepankan Hukum Humanis
LSM KASTA NTB Pasang Badan Kawal Guru Agama yang Diduga Dianiaya Oknum Kades
Merasa Dizalimi, Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB Akan Melapor ke Jaksa Agung dan DPR RI
Kasta NTB Soroti Penutupan Ratusan Dapur SPPG di NTB
KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis
Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB: 13 Anggota Dewan Enggan Kembalikan Uang, 2 Lainnya “Terselamatkan”
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 06:48 WIB

KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana

Minggu, 5 April 2026 - 08:52 WIB

Konsultan Laporkan Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi Atas Dugaan Penipuan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:41 WIB

Transparansi Kejari Loteng: Buka Data Perkara, Kedepankan Hukum Humanis

Jumat, 3 April 2026 - 19:07 WIB

LSM KASTA NTB Pasang Badan Kawal Guru Agama yang Diduga Dianiaya Oknum Kades

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Merasa Dizalimi, Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB Akan Melapor ke Jaksa Agung dan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 14:07 WIB

Kasta NTB Soroti Penutupan Ratusan Dapur SPPG di NTB

Senin, 30 Maret 2026 - 08:54 WIB

KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:33 WIB

Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB: 13 Anggota Dewan Enggan Kembalikan Uang, 2 Lainnya “Terselamatkan”

BERITA TERBARU