Bupati Lombok Tengah Kesalkan Pejabatnya yang Pintar tapi Minim Kreasi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bupati Lombok Tengah (Loteng), H.L. Pathul Bahri, S.IP, M.AP.,  “menggah” sebut banyak pejabat di Loteng yang pintar dan cerdas namun tidak mikir.

Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Miq Pathul tersebut, saat berpidato pada pembukaan kegiatan Festival Lasqi Nusantara Jaya (NJ) yang berlangsung di halaman kantor bupati, Jumat, 26 September 2025.

“Banyak yang cerdas dan pintar namun kadang-kadang tidak mikir. Kalau yang cerdas-cerdas ini banyak yang memintai dia jadi kabid, jadi sekdis, macam-macam. Tapi ndak pernah saya dengar berkreasi,” ungkap Miq Pathul.

BACA JUGA :  Sensus Kendaraan Dinas Dilakukan BKAD Lombok Tengah Guna Verifikasi Tunggakan Pajak

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam berbagai kegiatan, bupati mengungkap kerap merasa malu, karena kegiatan yang ada anggaranya sekalipun, kerap dinas-dinas tidak melaksanakan kegiatan tersebut dengan maksimal.

“Ada anggaranya, tapi kadang-kadang bikin malu. Dirjen yang datang, tapi teropnya cuma satu. Ini bikin malu, kapan akan mau berpikir tentang hal yang lebih luas,” sesal bupati.

Hal yang sama lanjut bupati, ia lihat saat perayaan maulid. Ditambah lagi Dinas Koperasi yang selama ini sama sekali tidak pernah melaksanakan acara keagamaan, dan tidak seperti Dinas Perkim yang justeru menggelar acara Isra Mikraj.

BACA JUGA :  Miliki Troboson Luar Biasa, Pathul Bahri Dianugerahi Penghargaan TOP 100 Leader Choice

Kalau dipikir-pikir lanjut bupati, begitu banyak orang-orang (pejabat) pintar, tetapi memiliki fungsi yang sedikit.

“Ini untung ada Pak Muliadi, sehingga lihat dibelakang, bikin orang banyak bisa berkreasi,” tandas bupati.

“Jadi banyak yang pinter namun fungsinya sedikit. Untuk kemaslahatan orang dan masyarakat yang lebih luas maksud saya,” imbuh bupati.

Kalau hanya pekerjaan kantor lanjut bupati, itu hanya pekerjaan rutinitas yang bisa dilakukan oleh semua orang, bahkan anak SD pun bisa melakukannya kalau diberikan pelatihan.

“Pekerjaan kantor itu pekerjaan rutin. Pagi jam tujuh pagi datang setor muka, sore pulang. Dalam perjalanannya ingat pekerjaannya, itu setiap hari. Tugas-tugas kepala dinas, tugas-tugas kepala bidang, itu pekerjaan rutin semua. Hal-hal yang lebih luas mengenai apa yang akan didapat masyarakat, itu tidak pernah dipikirkan,” ujar bupati.

BACA JUGA :  Lombok Tengah Terima Penghargaan UHC Kategori Madya Tahun 2026

Terkadang bupati berpikir keras mengenai apa yang akan didapatkan oleh masyarakat, kalau para pejabatnya hanya terus berkutat seharian hanya memikirkan urusan-urusan rutinitas kantor tanpa ada kreasi yang lebih luas sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat luas secara langsung. (Ahmd)

Berita Terkait

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah
Kadis Kominfo Lombok Tengah Tekankan Pemanfaatan Teknologi dan Bahasa Negara dalam Tata Kelola Pemerintahan
Nursiah Lepas 375 Calon Jamaah Haji Kloter 2 NTB asal Lombok Tengah
Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi
Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran
Menata Ulang Arah Pembangunan: NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan
68 ASN Lombok Tengah Berangkat Haji, Keberangkatan Kloter Pertama Mulai 22 April 2026
Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:53 WIB

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 08:17 WIB

Kadis Kominfo Lombok Tengah Tekankan Pemanfaatan Teknologi dan Bahasa Negara dalam Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Nursiah Lepas 375 Calon Jamaah Haji Kloter 2 NTB asal Lombok Tengah

Senin, 20 April 2026 - 16:49 WIB

Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi

Kamis, 16 April 2026 - 21:22 WIB

Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran

Kamis, 16 April 2026 - 21:11 WIB

Menata Ulang Arah Pembangunan: NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

Kamis, 16 April 2026 - 06:10 WIB

68 ASN Lombok Tengah Berangkat Haji, Keberangkatan Kloter Pertama Mulai 22 April 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 21:08 WIB

Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

BERITA TERBARU