Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Gelaran Karya Kreatif NTB (KK NTB) 2026 ditutup dengan optimisme baru bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Selama tiga hari pelaksanaan, ratusan produk lokal NTB mendapat respons positif pasar dengan nilai transaksi mencapai ratusan juta rupiah serta komitmen pembiayaan miliaran rupiah bagi pelaku usaha.

Penutupan kegiatan yang berlangsung di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Mataram, Minggu (17/5), dilakukan oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri.

Dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Umi Dinda itu menegaskan bahwa KK NTB tidak sekedar menjadi ajang pameran produk, tetapi telah berkembang menjadi ruang strategis untuk membangkitkan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin produk-produk lokal NTB tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

BACA JUGA :  MotoGP 2023, Dipastikan 22 Pembalap Berlaga di Mandalika

Menurutnya, kekayaan budaya NTB merupakan kekuatan besar yang harus terus dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi, mulai dari wastra, kriya, kuliner, hingga kopi lokal yang menjadi identitas daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong penguatan promosi, peningkatan kualitas produk, serta pembinaan UMKM agar mampu berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Umi Dinda juga mengapresiasi peran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB yang dinilai konsisten mendampingi pelaku UMKM melalui pembinaan, kurasi produk, hingga perluasan akses pasar dan pembiayaan.

“Pendampingan seperti ini penting agar UMKM kita tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar tumbuh dan naik kelas,” katanya.

BACA JUGA :  Ekonomi NTB Tumbuh di Triwulan III, BPS Sebut Peran Industri Pengolahan

Ia menegaskan, pelaksanaan KK NTB ke depan harus terus berkembang dengan capaian yang semakin baik melalui penguatan kolaborasi dan inovasi antarpemangku kepentingan.

“Kita tidak boleh cepat puas dengan apa yang dicapai hari ini. Harus ada evaluasi dan target yang lebih besar agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Hario Kartiko Pamungkas, mengatakan KK NTB 2026 menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat promosi produk unggulan daerah sekaligus membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kompetitif.

Menurutnya, pengembangan UMKM saat ini harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor agar mampu tumbuh bersama di tengah perubahan pasar dan perkembangan teknologi.

BACA JUGA :  Family Gathering TPP NTB: Pererat Solidaritas, Tingkatkan Motivasi Kerja

“Sekarang bukan lagi soal bersaing sendiri-sendiri, tetapi bagaimana membangun kolaborasi agar UMKM bisa berkembang bersama,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 119 UMKM dari berbagai sektor ikut berpartisipasi, mulai dari wastra, kriya, dekorasi rumah, kuliner, hingga kopi lokal.

Bank Indonesia mencatat omzet transaksi UMKM selama kegiatan mencapai Rp645 juta atau meningkat 64,67 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, komitmen pembiayaan perbankan kepada UMKM mencapai Rp20,55 miliar.

Kegiatan KK NTB 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pelaku UMKM dan mitra perbankan terbaik, mulai dari kategori Wirausaha Unggul Bank Indonesia, tenant ter-QRIS dengan transaksi terbanyak, hingga business matching perbankan UMKM. (red)

Berita Terkait

Langgar Aturan Jarak, 25 Gerai Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah Ditutup Sementara
Peringati Hari PKK ke-54, Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Samsat Kabupaten Bekasi berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik demi kenyamanan Masyarakat bayar Pajak
DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah
Menuju Desa Cantik, Pemkab Lombok Tengah dan BPS Sosialisasi Pembangunan Berbasis Data
Kadis Kominfo Lombok Tengah Tekankan Pemanfaatan Teknologi dan Bahasa Negara dalam Tata Kelola Pemerintahan
Nursiah Lepas 375 Calon Jamaah Haji Kloter 2 NTB asal Lombok Tengah
Laporan Gubernur Bersifat Pribadi: Bukan Soal Kritik, Tapi Pelanggaran Data Pribadi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:11 WIB

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 11 Mei 2026 - 16:32 WIB

Langgar Aturan Jarak, 25 Gerai Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah Ditutup Sementara

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:54 WIB

Peringati Hari PKK ke-54, Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Senin, 4 Mei 2026 - 21:18 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik demi kenyamanan Masyarakat bayar Pajak

Senin, 27 April 2026 - 17:53 WIB

DPRD NTB Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 07:16 WIB

Menuju Desa Cantik, Pemkab Lombok Tengah dan BPS Sosialisasi Pembangunan Berbasis Data

Kamis, 23 April 2026 - 08:17 WIB

Kadis Kominfo Lombok Tengah Tekankan Pemanfaatan Teknologi dan Bahasa Negara dalam Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 23 April 2026 - 08:00 WIB

Nursiah Lepas 375 Calon Jamaah Haji Kloter 2 NTB asal Lombok Tengah

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Wagub NTB: KK NTB 2026 Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 18 Mei 2026 - 09:11 WIB

Peristiwa

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB