Kejari Lombok Tengah Luncurkan Program ‘JAGOAN’, Pastikan 56 Anak Terlantar dan Kurang Mampu Miliki Identitas Hukum

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah resmi meluncurkan program inovasi bertajuk “JAGOAN” atau Jaksa Jaga Pengadministrasian Anak, Kamis (12/2/2026).

Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum bagi anak terlantar dan anak dari keluarga tidak mampu melalui pemenuhan hak identitas kependudukan.

​Peluncuran inovasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lombok Tengah di Aula Kejari Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Dr. Putri Ayu Wulandari, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepemilikan akta kelahiran merupakan hak fundamental setiap anak yang dijamin oleh negara.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Lombok Tengah Letakkan Batu Pertama Kegiatan OPLAH

​”Akta kelahiran bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti pengakuan negara atas keberadaan anak sebagai warga negara Indonesia. Kami hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak memperoleh identitas hukum secara sah dan berkeadilan,” ujar Putri dalam sambutannya.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat, Wahyudi, S.H., M.H., Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., dan Sekda Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T. Kehadiran para petinggi ini menegaskan komitmen kolektif dalam melindungi hak-hak anak di wilayah tersebut.

​Dalam tahap awal implementasi program JAGOAN, sebanyak 56 anak telah terdata untuk menerima dokumen kependudukan. Rinciannya terdiri dari 47 anak dari Yayasan Pondok Pesantren Al Ma’arif Nurul Huda Dangan (24 laki-laki, 23 perempuan) dan 9 anak terlantar dari LKSA Darul Qur’an (4 laki-laki, 5 perempuan).

BACA JUGA :  Bertemu Menhaj, Gubernur Berharap Pelayanan Haji NTB Makin Baik

​Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Lombok Tengah, Lalu Zaenuddin, mewakili Kepala Dinas Sosial H. Masnun, S.Pd. mengakui bahwa pendataan anak terlantar masih menjadi tantangan di wilayahnya.

​”Masih banyak anak terlantar yang belum terdata secara resmi. Dengan dukungan Kejaksaan dan Disdukcapil, kami optimis program ini akan berjalan lebih efektif dalam menjangkau mereka yang selama ini belum tersentuh layanan administrasi,” kata Zaenuddin.

BACA JUGA :  Gebyar Diskon Pajak PKB 2025, Gubernur NTB : Keberpihakan Kepada Masyarakat dan Edukasi Publik

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disdukcapil Kabupaten Lombok Tengah, Baiq Anita Nindiana, S.Sos., menjamin bahwa proses penerbitan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui program JAGOAN akan dilakukan tanpa hambatan birokrasi maupun biaya.

​”Kami siap memberikan pelayanan terbaik agar anak-anak ini segera memiliki dokumen hukum tanpa kendala administratif,” tegas Anita.

​Penandatanganan kerja sama ini diakhiri dengan penyerahan secara simbolis dokumen administrasi kepada perwakilan yayasan, yakni Mustafa Kamal, S.Pd., dan Surnia Efriani, S.Pd. Sinergi ini diharapkan menjadi titik awal hilangnya kasus anak yang kehilangan hak dasar atas identitas dirinya di Kabupaten Lombok Tengah. (RED)

Berita Terkait

Wagub NTB di Safari Ramadan Sumbawa: Pastikan Tetangga Tak Ada yang Kesusahan
Safari Ramadan di Sumbawa, Gubernur NTB Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Brang Biji
Bupati Pathul Bahri Dampingi Gubernur Lalu Iqbal Resmikan Lentera Ramadhan 2026 di Lombok Tengah
Bukan Sekadar Slogan, Visi ‘Masmirah’ Jadi Jembatan Utama Pembangunan Lombok Tengah di 2027
Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data
Bupati Lombok Tengah Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Regulasi Harus Berorientasi Manfaat Publik
Wabup Nursiah: Generasi Muda Lombok Tengah Jangan Terlena Kemajuan Zaman
Perkuat Penanganan Kebakaran, Lombok Tengah dan Lombok Timur Jalin Kerja Sama di Wilayah Perbatasan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:35 WIB

Wagub NTB di Safari Ramadan Sumbawa: Pastikan Tetangga Tak Ada yang Kesusahan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:13 WIB

Safari Ramadan di Sumbawa, Gubernur NTB Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Brang Biji

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pathul Bahri Dampingi Gubernur Lalu Iqbal Resmikan Lentera Ramadhan 2026 di Lombok Tengah

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:48 WIB

Bukan Sekadar Slogan, Visi ‘Masmirah’ Jadi Jembatan Utama Pembangunan Lombok Tengah di 2027

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data

Senin, 23 Februari 2026 - 12:20 WIB

Bupati Lombok Tengah Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Regulasi Harus Berorientasi Manfaat Publik

Senin, 16 Februari 2026 - 22:19 WIB

Wabup Nursiah: Generasi Muda Lombok Tengah Jangan Terlena Kemajuan Zaman

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:12 WIB

Kejari Lombok Tengah Luncurkan Program ‘JAGOAN’, Pastikan 56 Anak Terlantar dan Kurang Mampu Miliki Identitas Hukum

BERITA TERBARU