Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Turun 1,39% di Tahun 2025

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM  – Angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah tahun 2025 mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2024.

Penurunan ini menempatkan Lombok Tengah pada peringkat ketiga kabupaten/kota dengan angka kemiskinan terendah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu disampaikan Kepala Plt. Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Tengah, Drs. M. Saphoan saat Konferensi pers di Kantor Bupati Lombok Tengah, (19/09/25).

BACA JUGA :  Rakerkab Koni Lombok Tengah Resmi Dibuka, Bahas Rencana Strategis 5 Tahun ke Depan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persentase penduduk miskin (P0) di Lombok Tengah turun dari 12,07% pada 2024 menjadi 10,68% pada Maret 2025. Artinya, terjadi penurunan sebesar 1,39%.,” jelasnya.

“Jumlah penduduk miskin menurun dari 122,32 ribu jiwa menjadi 109,25 ribu jiwa. Indeks kedalaman kemiskinan (P1) dari 1,56 menjadi 1,51 dan Indeks keparahan kemiskinan dari 0,27 menjadi 0,31,” sambung Saphoan.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Lombok Tengah Monitoring Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Selebung

Lanjutnya, garis kemiskinan pada Maret 2025 sebesar Rp568.910 per kapita per bulan, naik 3,55% dibandingkan garis kemiskinan Maret 2024 sebesar Rp549.400 per kapita, per bulan.

“Diurutkan dari angka terkecil, saat ini Kabupaten Lombok Tengah berada di urutan ke 3 dari 10 Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat,” tegas Saphoan.

BACA JUGA :  Libatkan 1.061 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 Mulai Dilaksanakan di Lombok Tengah

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah,H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., mengapresiasi capaian ini. Ia menegaskan bahwa menurunkan angka kemiskinan bukanlah hal mudah, mengingat jumlah penduduk yang besar.

Pathul Bahri, mengatakan jumlah penduduk di Lombok Tengah saat ini mencapai kurang lebih 1.090.000 jiwa.

“Dengan jumlah penduduk sebanyak itu, menurunkan angka kemiskinan 1% saja tidaklah mudah,” ujarnya. (Ahmd)

Berita Terkait

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju
1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat
Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa
Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa
Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program
Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Resmi Jabat Kajari Lombok Tengah, Bayu Novrian Dinata Bawa Formasi Baru dan Rekam Jejak Tim Teddy Minahasa
APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Resmi Jabat Kajari Lombok Tengah, Bayu Novrian Dinata Bawa Formasi Baru dan Rekam Jejak Tim Teddy Minahasa

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:00 WIB

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB

Pemerintahan

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:37 WIB