Pemerhati Penegakan Hukum Ajak Jaga Iklim Investasi Usai Kasus Dugaan Ancam Tembak di Lombok Tengah

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerhati Penegakan Hukum NTB Apriadi Abdi Negara angkat bicara soal dugaan video hoaks ancaman penembakan yang dilakukan Direktur PT Issindo Is Karyanto kepada Inaq Dewi di Lancing, Mekarsari Lombok Tengah.

Bagi Apriadi Abdi, terlepas dari berbagai rentetan peristiwa terjadi, yang terpenting adalah menyelamatkan pariwisata dan investasi di Lombok Tengah supaya tidak terganggu oleh video pendek yang dipotong.

“Keberadaan video pendek tersebut membuat berbagai macam penafsiran liar terutama mengenai adanya ancaman penembakan. Pihaknya mengaku ingin membuat agar iklim investasi dan pariwisata di Lombok Tengah menjadi ramah, anti kekerasan, dan selalu menghindarkan dari hal negatif,” jelas Apriadi Abdi saat dikonfirmasi di Praya, Rabu (5/2/2025).

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Lombok Tengah Olah TKP Meninggalnya WNA Asal Australia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apriadi Abdi menjelaskan, sejatinya ada perbuatan kekerasan baik secara fisik maupun nonfisik atau non verbal yang berpotensi pidana terhadap Inaq Dewi.

“Mengancam saja sudah masuk unsur pidana apalagi menebas. Artinya ini harus diselesaikan secara baik dan tidak menyebarluaskan hal-hal (video) tidak lengkap yang menimbulkan pariwisata di Lombok Tengah terganggu,” ungkap Abdi yang juga ketua Projo Lombok Tengah ini.

Apriadi Abdi mengatakan, sebenarnya adanya kepolisian saat terjadinya peristiwa penggusuran, kepolisian tidak bertindak sebagai pengawal perusahaan namun hanya menjalankan tugas olah TKP karena ada laporan masuk soal dugaan pengerusakan namun saat datang ke Lokasi menemukan ada persoalan klaim lahan.

BACA JUGA :  Rumah Singgah RSUP NTB Diduga Disalahgunakan, Kasta NTB Minta Tindakan Tegas

“Namun akhirnya terjadi peristiwa dugaan penebasan yang diduga dilakukan oleh ibu itu (Inaq Dewi) terhadap direktur (PT Issindo yaitu Is Karyanto). Dan direktur pun bukan mau menembak,” jelas Apriadi.

Apriadi Abdi menegaskan, pariwisata merupakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) Lombok Tengah yang terbesar.

Oleh karena itu, ada jalan melalui upaya hukum yang bisa dilakukan daripada harus melakukan pengancaman lebih-lebih melakukan upaya penebasan.

Jika menganggap tanah tersebut belum dibayar maka dapat dilakukan gugatan perdata ataupun meminta mediasi kepada pemerintah daerah daripada harus melakukan tindakan pengancaman dan penebasan.

BACA JUGA :  NDI Minta Kontraktor Berani Sebut Sumber Pokir yang Menjadi Utang Pemprov NTB

“Kekerasan ini dapat merusak citra pariwisata. Dan bagi saya video ancaman dugaan penembakan itu hoaks. Kita tidak melihat adanya unsur-unsur pidana pengancaman penembakan. Hati-hati kalau video dipotong bisa dipidana seperti kasusnya Buniyani yang memotong pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,” beber Apriadi Abdi.

Lebih lanjut Apriadi Abdi menyebutkan, soal rencana Direktur PT Issindo yang akan melaporkan Inaq Dewi ke Polres Lombok Tengah, Apriadi Abdi mengaku bukan ranahnya.

Namun bagi Abdi, hal yang terpenting adalah masalah ini harus diselesaikan secara baik-baik karena dapat mengganggu iklim investasi.

Berita Terkait

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:55 WIB

KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB

Pemerintahan

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:37 WIB