Binkom Cegah Konflik Sosial Dari TNI AD di Daerah Sorong Papua Barat Membawa Persatuan dan Kesatuan Yang Kokoh Dengan Motto Papua Adalah Indonesia Dan Indonesia Adalah Papua Sudah Harga Mati..!!

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dialog Interaktif “Cegah Konflik Sosial di Sorong Papua Barat” menghadirkan Pemateri profesional dari TNI AD, Waas Intel Kasad Bid. Jemen Intel Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, S.IP., M.Han dan Brigadir Jenderal TNI Juniras Lumbantoruan, S.Sos., M.Si. (Danrem 181/PVT) sangat luar biasa.

Kegiatan Pembinaan Komunikasi yang diikuti 200 peserta ini terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda serta Organisasi Masyarakat dan Mahasiswa di Sorong,Papua Barat yang berlangsung di Aula Gubernur Sorong, Rabu (26/07/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan testimoni dari peserta yang mengikuti Binkom bahwa kegiatan yang mengusung tema “Peran Seluruh Komponen Masyarakat Sorong Dalam Mencegah Konflik Sosial” itu, sangat penting di Era Globalisasi Informasi dan Teknologi saat ini karena perkembangan situasi dan kondisi saat ini sangat rentang dengan isu-isu negatif yang berupaya untuk memecah belah bangsa. Dengan adanya kegiatan Binkom tersebut diharapkan mampu mengingatkan kembali seluruh komponen bangsa agar bahu membahu dalam menjaga persatuan dan Kesatuan di daerahnya masing-masing. Dengan demikian maka diharapkan dapat mencegah dan meredam segala potensi konflik sosial yang akan terjadi di Sorong Papua Barat saat ini maupun dimasa mendatang.

BACA JUGA :  InJourney Sukses Gelar Aquabike Jetski World Championship 2024 di Danau Toba

Dalam acara tersebut peserta yang diundang kurang lebih 200 orang yang terdiri dari Forkopimda, Tokoh agama,tokoh masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, pelajar, LSM dan organisasi pemuda. Para peserta Binkom memberi apresiasi sangat positif terkait dengan program Binkom ini, dan sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat juang setiap warga Sorong agar dapat memiliki nasionalisme yang tinggi serta mencintai tanah air Indonesia secara Hakiki dan seutuhnya sampai akhir hayat”.

BACA JUGA :  Pelapor dalam kasus ini adalah suami sah SI, ER (31), seorang pengusaha yang juga warga Kecamatan Cibeureum. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota

Dalam acara ini menghadirkan para pemateri dari kalangan, Pemerintah Daerah, Bapak Jeremias Gemenof (Asisten I Bid. Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) dan Bapak Gabriel Assem, S.E.,M.Si (Mantan Bupati Kab. Tambrauw). Bapak serta Nara sumber dari Staf Intelijen Angkatan Darat adalah Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva.S.IP., M.Han., dengan materi Pemantapan nilai-nilai wawasan kebangsaan.

Brigjen TNI Antoninho, mengatakan bahwa masyarakat Sorong sangat luar biasa dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini serta berpandangan sangat positif, terlihat dari pertanyaan-pertanyan yang dilontarkan kpd para nara sumber tsb cukup kritis, akademis, realistis dan berwawasan luas. “Sebagai wujud warga negara Indonesia yg cinta NKRI harga mati dan salah satu komentar yang sangat patriot dari peserta Binkom yaitu PAPUA ADALAH INDONESIA dan INDONESIA ADALAH PAPUA SUDAH HARGA MATI,” sebutnya.

BACA JUGA : 

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kerjasama dan sinergitas yang baik secara integral antara TNI AD, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat di wilayah Sorong Selatan, terutama dalam mencegah terprovokasinya masyarakat akibat berita “HOAKS dan PROPAGANDA” yang bertujuan untuk menciptakan disintegrasi bangsa

Peserta Binkom mengucapkan terima kasih kepada bapak Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. atas tereselenggaranya program tersebut semoga ke depan tetap dipertahankan dan ditingkatkan dengan harapan TNI AD S”LALU DI HATI RAKYAT dan TETAP SOLID DALAM BINGKAI NKRI tercinta ini sampai titik darah penghabisan guna untuk mewujudkan Ketahanan Nasional yang Tangguh. (*)

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB

Kepolisian

‎Polres Lombok Tengah Ungkap Pelaku Curas di Praya Timur

Senin, 22 Jun 2026 - 08:48 WIB