AMPERA Laporkan Sebuah Akun Youtube ke Polda

Selasa, 23 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kelompok Advokat Merdeka Pembela Rakyat (Ampera), Selasa 23 Mei 2023, melaporkan pemilik akun YouTube Menara Istana ke Polda Metro Jaya.

Pelaporan itu, berawal dari unggahan video akun YouTube Menara Istana berisi narasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu calon presiden.K

Ketua Ampera Muhammad Mualimin menegaskan, bahwa isi dalam video yang diunggah akun YouTube Menara Istana merupakan hoax atau berita bohong.

BACA JUGA :  MASMIRAH Championship 2026, Ajang Menjaring Atlet Pencak Silat Lombok Tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melaporkan akun YouTube namanya Menara Istana, yang kontennya itu adalah menyebarkan berita bohong, yang di situ mengandung unsur bahwa TNI dan panglima TNI itu seolah-olah memimpin apel ribuan pasukan mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024,” ujar Muhammad Mualimin.

Ia menjelaskan, laporan yang dibuat oleh Ampera sudah teregister dengan nomor LP / B / 2803 / V / 2023 / SPKT / Polda Metro Jaya.

BACA JUGA :  Semua Fakta dan Alat Bukti Siap Dibuka dalam Sidang Korupsi Pengadaan Dump Truck Rabu Depan

Mualimin menilai, unggahan konten bernarasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu calon presiden sudah pasti salah. Dan dikhawatirkan menimbulkan keonaran di masyarakat atas berita hoax tersebut.

“Karena TNI sendiri kan netral. Dan itu juga dikonfirmasi oleh panglima TNI bahwa itu Hoax. Oleh karenanya ketika berita hoax semacam ini menyebar di masyarakat, yang kami takutkan hanya menciptakan keonaran,” tegasnya.

BACA JUGA :  Narkoba! Polisi Amankan Tiga Pria di Praya Timur

Adapun perihal laporan yang dibuat, Mualimin berharap kedepannya tidak ada lagi berita bohong yang buat khususnya dalam tahun politik nanti.

“Ya, supaya berita bohong itu minimal orang takut lah untuk menyebarkan atau memproduksi berita bohong gitu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Vonis 14 Tahun Penjara untuk Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas, Hakim PN Praya Nyaris Penuhi Tuntutan Jaksa
Saksi Ungkap Peran Empat Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll di Loteng
MYA (25) Oknum Guru Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Ditahan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah
Semua Fakta dan Alat Bukti Siap Dibuka dalam Sidang Korupsi Pengadaan Dump Truck Rabu Depan
4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
Polres Loteng Berhasil Amankan Seorang Pengedar dan Barang Bukti 72,50 Gram Sabu di Pratim
Korupsi Pembangunan Bandara Lombok Hampir 40 Miliar Hingga Aset Mewah di Bali
Dari pada Harta Ludes Dirampas, Terdakwa Koruptor Puskesmas Pilih Tekuk Lutut Kembalikan Uang Milyaran Rupiah ke kas Negara
Berita ini 74 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:42 WIB

Vonis 14 Tahun Penjara untuk Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas, Hakim PN Praya Nyaris Penuhi Tuntutan Jaksa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Saksi Ungkap Peran Empat Terdakwa Kasus Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll di Loteng

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:04 WIB

MYA (25) Oknum Guru Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual Ditahan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:39 WIB

Semua Fakta dan Alat Bukti Siap Dibuka dalam Sidang Korupsi Pengadaan Dump Truck Rabu Depan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:22 WIB

4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:57 WIB

Polres Loteng Berhasil Amankan Seorang Pengedar dan Barang Bukti 72,50 Gram Sabu di Pratim

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:50 WIB

Korupsi Pembangunan Bandara Lombok Hampir 40 Miliar Hingga Aset Mewah di Bali

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Dari pada Harta Ludes Dirampas, Terdakwa Koruptor Puskesmas Pilih Tekuk Lutut Kembalikan Uang Milyaran Rupiah ke kas Negara

BERITA TERBARU