Bambang Supratomo Diangkat Kembali Pimpin PDAM Lombok Tengah, Berikut Prestasinya!

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Berakhirnya masa jabatan Direksi PDAM Lombok Tengah pada 3 September 2026 tidak serta-merta mengakhiri kepemimpinan dua direksi perusahaan daerah tersebut.

Bambang Supratomo, S.IP., M.M. kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Lalu Muh. Lutfi, S.E. kembali menduduki posisi Direktur Umum dan Keuangan. Adapun Lalu Sukemi Adiantara yang telah menjabat selama dua periode tidak kembali diangkat.

Pengangkatan kembali Bambang dan Lutfi menjadi menarik karena dilakukan setelah perusahaan melalui periode kepemimpinan 2021–2026 dengan sejumlah capaian yang dapat diukur melalui audit keuangan, audit kinerja, survei kepuasan pelanggan, penghargaan BUMD hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang sendiri sebelumnya sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sekaligus merangkap Direktur Umum sebelum kemudian resmi diangkat sebagai Direktur Utama pada 2023 melalui proses seleksi.

Pengangkatan kembali tersebut mengacu pada ketentuan mengenai pengangkatan direksi, yang salah satunya mensyaratkan adanya peningkatan kinerja perusahaan yang dibuktikan melalui hasil audit keuangan dan audit kinerja.

Lima Tahun, Nilai Kinerja Terus Naik

Salah satu indikator yang menjadi sorotan adalah hasil audit kinerja BPKP.

Dalam periode 2021–2025, kinerja PDAM Lombok Tengah tercatat berada dalam kategori sehat, dengan nilai yang menunjukkan tren peningkatan setiap tahun.

Pada 2021, nilai kinerja berada di angka 2,83. Angka tersebut meningkat menjadi 2,85 pada 2022, kemudian 2,91 pada 2023, 2,94 pada 2024, dan mencapai 3,03 pada 2025.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Slogan, Visi 'Masmirah' Jadi Jembatan Utama Pembangunan Lombok Tengah di 2027

Tren tersebut menunjukkan adanya peningkatan kinerja perusahaan dari tahun ke tahun.

Selain audit kinerja, laporan keuangan PDAM Lombok Tengah juga disebut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) selama lima tahun berturut-turut.

Dua indikator tersebut menjadi bagian penting dalam menilai tata kelola dan kesehatan perusahaan.

Kepuasan Pelanggan Tiga Kali Predikat Baik

Dari sisi pelayanan publik, PDAM Lombok Tengah juga mencatat hasil positif dalam sejumlah survei kepuasan masyarakat.

Survei yang dilakukan LPM Universitas Mataram pada 2022, Nusra Institute pada 2024, dan Matrik Data pada 2026 sama-sama memberikan predikat baik terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PDAM.

Artinya, selain indikator finansial dan kinerja perusahaan, aspek pelayanan kepada pelanggan juga menjadi bagian yang terus dievaluasi.

Dari BUMD Sehat hingga Raih Penghargaan

Sejumlah penghargaan juga diperoleh PDAM Lombok Tengah selama periode tersebut.

Di antaranya Top BUMD Award Bintang 4 tahun 2023, kemudian penghargaan Top BUMD Award dan Top CEO BUMD 2026.

Selain itu, jajaran direksi juga memperoleh penghargaan Top Leadership dari Sky Media pada 2024 yang diselenggarakan di Hotel Truntum Bali.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari pengakuan eksternal terhadap pengelolaan perusahaan, tata kelola, kepemimpinan, serta inovasi pelayanan.

Tiga Tahun Sudah Setor Dividen ke Daerah

BACA JUGA :  Jelang Hut Lalu-lintas Bhayangkara ke 68, Satlantas Polres Loteng Laksanakan Bhakti Religi 

Capaian lain yang cukup signifikan adalah perubahan badan hukum PDAM menjadi Perumda Air Minum melalui penyusunan Peraturan Daerah.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi kelembagaan perusahaan sekaligus memperkuat orientasi tata kelola dan kemandirian perusahaan.

Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan disebut telah mencapai kondisi Full Cost Recovery (FCR) dan mulai memberikan kontribusi melalui setoran dividen kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebagai PAD.

Capaian tersebut menjadi salah satu perubahan penting dalam perjalanan perusahaan karena sebelumnya PDAM Lombok Tengah belum mampu memberikan kontribusi dividen kepada daerah sejak perusahaan berdiri.

Tidak Hanya Mengejar Kinerja Keuangan

Di bawah kepemimpinan direksi, sejumlah inovasi pelayanan juga dikembangkan.

Mulai dari call center dan media sosial sebagai kanal pengaduan dan informasi pelanggan, digitalisasi peta jaringan melalui Geographic Information System (GIS), hingga pengembangan website sebagai pusat informasi dan pengaduan.

PDAM juga membentuk Satgas Ledeng yang disiagakan untuk menangani gangguan dan keluhan pelanggan secara lebih cepat.

Dari sisi pembayaran, perusahaan memperluas kanal pembayaran melalui gerai Alfamart, Indomaret, e-commerce, PPOB hingga mobile banking.

Untuk kelompok tertentu, PDAM juga memberikan kebijakan subsidi atau diskon pembayaran rekening air bagi rumah ibadah.

Program Lingkungan hingga CSR

Transformasi juga diarahkan pada aspek lingkungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Melalui program Orang Tua Asuh Pohon, pegawai didorong untuk menanam sekaligus merawat pohon di kawasan sumber mata air.

BACA JUGA :  Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Serahkan 1607 SK PPPK, Bupati: Teguhkan Profesionalisme dan Integritas

Sementara melalui program PDAM Peduli, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan sosial seperti bantuan sembako, distribusi air tangki saat kekeringan, bantuan sapi kurban di wilayah sumber mata air, serta program Sedekah Yatim Tersenyum.

PDAM juga mengembangkan training center untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia.

Di sisi lain, seluruh sumber mata air yang dikelola perusahaan juga disebut telah memiliki izin Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).

Core Value ASIK Jadi Pegangan

Berbagai program dan capaian tersebut dijalankan dengan membawa nilai inti atau core value ASIK sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan.

Dengan kombinasi peningkatan kinerja, tata kelola, inovasi pelayanan, kepedulian lingkungan dan kontribusi terhadap daerah, kepemimpinan Bambang Supratomo bersama jajaran direksi periode sebelumnya dinilai telah memberikan sejumlah fondasi bagi keberlanjutan perusahaan.

Kini, setelah kembali dipercaya memimpin PDAM Lombok Tengah, tantangannya tentu tidak lagi sekadar mempertahankan capaian.

Ekspektasi berikutnya adalah bagaimana tren kinerja yang sudah meningkat tersebut dapat terus dipertahankan, pelayanan kepada pelanggan semakin baik, cakupan layanan diperluas, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD Lombok Tengah semakin besar.

Dengan demikian, pengangkatan kembali direksi bukan hanya soal melanjutkan jabatan, tetapi juga menjadi ujian baru untuk membuktikan apakah capaian lima tahun sebelumnya mampu dipertahankan dan ditingkatkan pada periode berikutnya.

Narahubung: Bidang Sekper Perumdam Tiara, Lalu Khairul Huda.

Berita Terkait

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju
1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat
Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa
Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa
Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program
Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Resmi Jabat Kajari Lombok Tengah, Bayu Novrian Dinata Bawa Formasi Baru dan Rekam Jejak Tim Teddy Minahasa
APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 05:14 WIB

Bambang Supratomo Diangkat Kembali Pimpin PDAM Lombok Tengah, Berikut Prestasinya!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Resmi Jabat Kajari Lombok Tengah, Bayu Novrian Dinata Bawa Formasi Baru dan Rekam Jejak Tim Teddy Minahasa

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:00 WIB

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB