23 Kasus Terungkap, Ribuan Nyawa Terselamatkan Dari Bahaya Narkoba

- Wartawan

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat Ditresnarkoba Polda NTB terus meningkatkan kegiatan rutin dalam menangkap pengedar dan kurir narkoba.

Sejak bulan Februari hingga Maret 2024 Polda NTB telah berhasil mengungkap 23 kasus narkoba.

Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Deddy Supriadi, S.I.K., saat mendampingi Kapolda NTB Irjen Pol Drs. R. Umar Faruq, S.H., M.Hum pada acara konferensi pers (3/4/24) di Tribun Bhara Daksa Polda NTB menyampaikan seluruh pengungkapan kasus ini didasarkan pada informasi dari masyarakat yang telah melalui proses penyelidikan yang intensif.

BACA JUGA :  Rindu Kepemimpinan Suhaili, Rakyat Akan Deklarasi Paket Bang-Abah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Modus operandi para pelaku transaksi narkoba seringkali menggunakan jasa pengiriman barang, sistem ranjau, dan transaksi online untuk menghindari deteksi petugas,” ungkapnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Ditresnarkoba Polda NTB berhasil menyita barang bukti berupa shabu seberat 658,157 gram, ganja seberat 4,982,30 gram, serta sejumlah obat terlarang lainnya.

BACA JUGA :  Ratusan Petasan Disita Polsek Utan Guna Cipkon Selama Ramadan 1445 H

“Dengan asumsi penggunaan narkoba, Polda NTB berhasil menyelamatkan potensial sebanyak 3.290 orang dari bahaya narkoba, dengan nilai kerugian mencapai Rp. 987.235.500,” sebutnya.

Tak hanya itu, Ditresnarkoba Polda NTB juga berhasil mengungkap dan menghentikan peredaran minuman keras (miras) melalui Operasi Pekat Rinjani 2024.

Dalam operasi tersebut, 8 kasus berhasil diungkap dengan 8 tersangka yang terlibat dalam pelanggaran tindak pidana ringan.

Polda NTB juga berhasil menyita dan memusnahkan 483 botol minuman beralkohol, menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Bulan Suci Ramadhan.

BACA JUGA :  Kegiatan Malam Sastra Saraswati Mengusung Tema "Mengenal Hindu Lebih Dalam Lagi"

Dalam upaya penegakan hukum, seluruh tersangka akan dijerat sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang Narkotika dan Kesehatan.

Pasal-pasal yang dipersangkakan termasuk pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun, serta pidana penjara dan denda sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Ditresnarkoba Polda NTB terus berkomitmen, untuk memberantas peredaran gelap narkoba dan memastikan keamanan serta kesejahteraan masyarakat NTB,” tutupnya.

Berita Terkait

Berkas Perkara Dugaan Korupsi APBDes Barejulat Dilimpahkan Polres Loteng ke Kejaksaan Negeri Praya
Terduga Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Diamankan Polres Bima Kota
Ratusan Gram Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Sumbawa
Terduga Pelaku Pencabulan di Kecamatan Kopang diamankan Polres Loteng
Polda NTB Sikat 376 Tersangka dalam Operasi Rinjani 2024
17 Kasus Berhasil Diungkap Polres Loteng Dalam Operasi Jaran Rinjani 2024
Tersangka Pelecehan di Sekotong Akhirnya Ditangkap Kepolisian
Pria Diduga Curi Kotak Amal Mushalla Diamankan Polsek Jonggat

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:24 WIB

Berkas Perkara Dugaan Korupsi APBDes Barejulat Dilimpahkan Polres Loteng ke Kejaksaan Negeri Praya

Selasa, 16 Juli 2024 - 05:26 WIB

Terduga Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Diamankan Polres Bima Kota

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:20 WIB

Ratusan Gram Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Sumbawa

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:14 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan di Kecamatan Kopang diamankan Polres Loteng

Sabtu, 15 Juni 2024 - 03:05 WIB

Polda NTB Sikat 376 Tersangka dalam Operasi Rinjani 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:57 WIB

17 Kasus Berhasil Diungkap Polres Loteng Dalam Operasi Jaran Rinjani 2024

Sabtu, 8 Juni 2024 - 15:00 WIB

Tersangka Pelecehan di Sekotong Akhirnya Ditangkap Kepolisian

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:09 WIB

Pria Diduga Curi Kotak Amal Mushalla Diamankan Polsek Jonggat

BERITA TERBARU