LSM KASTA NTB Pasang Badan Kawal Guru Agama yang Diduga Dianiaya Oknum Kades

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Dugaan aksi kekerasan menimpa seorang tenaga pendidik di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Seorang guru agama berinisial MY diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa berinisial S, setelah sebelumnya terjadi perselisihan terkait pendisiplinan siswa di sekolah.

​Insiden tersebut dilaporkan terjadi di lingkungan sekolah saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan bermula ketika MY memberikan teguran atau hukuman disiplin kepada salah satu siswa yang merupakan anak dari sang Kepala Desa.

BACA JUGA :  Polres Loteng Laksanakan Patroli Ke Kantor KPU dan Bawaslu Loteng

​Tak terima buah hatinya ditegur, oknum Kades tersebut diduga tersulut emosi hingga mendatangi sekolah dan melakukan tindakan fisik terhadap MY. Kejadian ini pun memicu reaksi keras dari kalangan pendidik dan aktivis, salah satunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KASTA NTB wilayah Janapria.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  LSM GEMPAR NTB Soroti Pengelolaan Aset Daerah yang Tidak Maksimal

​Abdul Siman, S.Pd., anggota LSM KASTA NTB sekaligus rekan seprofesi korban di wilayah tersebut, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan lembaga akan mengawal laporan korban agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

​”Kami siap mendampingi korban dan akan memperjuangkan keadilan bagi guru tersebut. Kami menuntut agar aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, mengingat guru berhak mendapatkan rasa aman dalam menjalankan tugas mendidik,” tegas Abdul Siman saat memberikan keterangan, (3/4/26).

BACA JUGA :  M. Samsul Qomar Terpilih Kembali Secara Aklamasi Sebagai Ketua KONI Loteng Periode 2025–2029

​Siman menambahkan bahwa aksi premanisme di lingkungan sekolah tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun. Menurutnya, sekolah harus menjadi zona aman yang bebas dari intimidasi pihak luar, termasuk pejabat publik.

​”Kasus ini menyoroti pentingnya penghormatan terhadap wewenang guru di sekolah serta perlindungan hukum bagi tenaga pendidik agar dapat mengajar dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

BERITA TERBARU