LOGIS Harapkan Kapolda NTB Baru Mampu Jaga Netralitas

Rabu, 25 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Lombok Global Institute (LOGIS) meminta Kapolda NTB yang baru, Irjen Hadi Gunawan untuk menjaga netralitas menjelang Pilkada NTB 2024.

“Kita meminta dan mendesak Kapolda NTB yang baru untuk menjaga netralitasnya,” kata Direktur LOGIS NTB, M. Fihiruddin, Rabu, 25 September 2024.

BACA JUGA :  Gugatan Gede Sakti Berpeluang Menang di Sidang MK, Sejumlah Saksi Beberkan Keterangan

Fihiruddin menegaskan, momen Pilkada saat ini sangat rentan terhadap pelanggaran netralitas. Sehingga dia meminta menghindari pertemuan yang bersifat pribadi di tempat- tempat ngopi/ restaurant dengan salah satu Paslon atau calon apapun kepentingannya.

BACA JUGA :  Momentum Tahun Baru 2026, Kapolres Loteng Berbagi Makanan dengan Tahanan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apapun kepentingannya, kita berharap tidak melakukan pertemuan peribadi di tempat tempat ngopi/ restaurant dengan salah satu calon,” ujarnya.

Fihiruddin berharap aparat penegak hukum dapat menjaga netralitasnya di Pilkada NTB. Mengingat saat ini NTB masuk dalam daftar wilayah rawan dan kerapkali terjadi pelanggaran netralitas.

BACA JUGA :  Komiten Pemprov NTB Percepat Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTB

“Kita berharap Pilkada ini kondusif tanpa ada pelanggaran netralitas yang merugikan salah satu calon, dan NTB masuk wilayaj daerah rawan PILKADA di nasional,” ujarnya.

Berita Terkait

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

BERITA TERBARU

Sumber gambar: IG Prokopimlobar

Peristiwa

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Jul 2026 - 21:58 WIB