Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Inspektorat Daerah Kota Bekasi menindaklanjuti laporan mengenai dugaan kelalaian dalam pelayanan di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bekasi.

Laporan tersebut disampaikan melalui surat Nomor SLP/205/MR/2026 tertanggal 6 Agustus 2026. Pihak pelapor telah menerima surat tanggapan dari Inspektorat Daerah Kota Bekasi mengenai tindak lanjut atas pengaduan tersebut.

Dalam surat itu, Inspektorat menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inspektorat menyatakan pengaduan tersebut sedang dalam proses penanganan oleh Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah II Inspektorat Daerah Kota Bekasi.

Kuasa hukum Heriyanto, Abdul Majid, S.H., mengatakan pihaknya kini menunggu proses pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat terhadap pihak-pihak terkait di lingkungan Dukcapil.

BACA JUGA :  Total 377,175 Ton Logistik Ajang MotoGP Mandalika 2023 Telah Tiba Di Bandara Lombok

“Untuk saat ini penanganannya sedang dilakukan. Dukcapil masih diperiksa atas dugaan kelalaian tersebut,” kata Abdul Majid, (14/8/26).

Menurut dia, pemeriksaan Inspektorat diharapkan dapat dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui duduk perkara berdasarkan fakta dan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan.

Abdul Majid juga mengatakan pihaknya belum memperoleh informasi mengenai jadwal pertemuan atau klarifikasi antara pihak pelapor dan Dukcapil.

“Untuk jadwalnya kami belum tahu kapan. Nanti akan dihubungi. Untuk sementara kami menunggu proses pemeriksaan dari Inspektorat,” ujarnya.

Minta Pemeriksaan Dilakukan Secara Profesional

Abdul Majid berharap proses pemeriksaan dilakukan secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA :  Kalender MotoGP 2026, Mengapa Menyaksikan Langsung MotoGP di Mandalika Menarik?

Ia mengatakan pihaknya menyerahkan kepada Inspektorat untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Kalau memang berdasarkan pemeriksaan ditemukan pelanggaran, kami berharap sanksinya diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Menurut Abdul Majid, apabila pemeriksaan nantinya menemukan pelanggaran disiplin atau kode etik kepegawaian, pihaknya berharap sanksi diberikan sesuai tingkat pelanggaran.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin mendahului hasil pemeriksaan Inspektorat.

“Kami akan menunggu dari Inspektorat terlebih dahulu. Kami berharap ada langkah konkret dan penyelesaian yang baik berdasarkan hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Proses Hukum dan Administratif

Abdul Majid mengatakan proses administratif di Inspektorat dan proses hukum yang ditempuh pihaknya merupakan mekanisme yang berbeda.

“Jalur proses hukum tetap berjalan, sementara proses administratif kepegawaiannya juga tetap berjalan. Kami berharap semuanya tetap tegak demi keadilan,” katanya.

BACA JUGA :  Sambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023, Pimpinan TNI/Polri Wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara Laksanakan Rapat Koordinasi

Ia menambahkan, apabila nantinya pihaknya menilai tidak ada tindak lanjut yang memadai terhadap laporan tersebut, pihaknya akan mempertimbangkan untuk meneruskan laporan kepada instansi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau nanti tidak ada tindak lanjut, kami akan mempertimbangkan melaporkan ke tingkat provinsi sampai ke Kementerian Dalam Negeri,” ujar Abdul Majid.

Namun, untuk saat ini pihaknya memilih menunggu proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Inspektorat Daerah Kota Bekasi.

Dukcapil Diminta Berikan Klarifikasi

Pihak Dinas Dukcapil Kota Bekasi perlu diberikan kesempatan untuk menjelaskan kronologi dan posisi mereka terkait laporan tersebut. (Herdy. R)

Berita Terkait

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat
Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WIB

Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

BERITA TERBARU