Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Sebuah video CCTV yang merekam dugaan aksi premanisme dan pengeroyokan di area parkir Alfamart Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (31/10/2026). Dalam video berdurasi 1 menit 47 detik yang beredar, korban berinisial MEH (31), warga Dusun Bundue, Desa Jago, Kecamatan Praya, terlihat baru saja tiba di area parkir minimarket untuk berbelanja sepulang bekerja.

Secara tiba-tiba, ia diserang oleh sejumlah orang tak dikenal dari arah belakang dan samping hingga tersungkur ke lantai.

BACA JUGA :  Bang Dodek Resmi Jadi Ketua FOPI Lombok Tengah, Bawa Sederet Gagasan!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman tersebut, para pelaku tampak menginjak dan memukul korban yang sudah dalam kondisi tidak berdaya di lantai parkiran.

Beruntung, sejumlah pengunjung lain yang berada di lokasi segera bertindak cepat menghalau para pelaku dan memberikan pertolongan kepada korban.

Akibat pengeroyokan tersebut, MEH mengaku mengalami luka fisik dan psikologis.

“Akibat kejadian ini, saya merasa trauma dan mengalami luka lebam serta gores di wajah,” kata MEH kepada wartawan, Minggu (1/11/2026), usai melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolresta Lombok Tengah.

BACA JUGA :  Didampingi Kasta NTB, Ratusan Guru Honorer Geruduk Kantor Bupati Lombok Tengah

Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah menjalani visum untuk melengkapi laporan medis atas luka-luka akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut.

“Saya berharap, para pelaku bisa segera ditangkap agar kejadian serupa tidak dialami oleh orang lain,” tandas MEH.

Menanggapi kejadian ini, Kasi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Barata Kusnadi, menyatakan bahwa kasus tersebut saat ini tengah ditangani secara intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Mapolresta Lombok Tengah.

BACA JUGA :  ITDC Siapkan Ragam Pengalaman Seru untuk Musim Liburan Sekolah 2026

“Tim dari Reskrim telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti termasuk rekaman CCTV di TKP,” jelas Kasi Humas.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku terancam dijerat dengan ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), para pelaku terancam Pasal 466 UU 1/2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Berita Terkait

Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang
PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari
Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri
Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi
Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP
Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang
Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB
Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

Kamis, 24 September 2026 - 07:22 WIB

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB

BERITA TERBARU

Peristiwa

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:22 WIB