NESIANEWS.COM – Keseruan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 tidak hanya di Sirkuit Mandalika saja, tetapi adanya Mandalika Street Food Festival Vol. 2 (MSFF) menjadi daya tambahan yang spektakuler.
MSFF di Bazaar Mandalika ini menjadi magnet pendamping (side event) bagi para wisatawan dan penonton yang hadir di kawasan pariwisata tersebut.
Kehadiran festival kuliner ini sekaligus memperkuat visi pengembangan kawasan Mandalika sebagai living destination.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama ITDC, Ahmad Pajar menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadikan ajang balap dunia sebagai daya tarik sesaat, melainkan menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Mandalika bukan hanya sekadar event destination, tapi yang kita ingin ciptakan adalah living destination di Mandalika, plus di NTB secara menyeluruh,” ujarnya, (9/10).
Pajar berharap, lebih dari 145.000 pengunjung hadir di side event MotoGP ini selama 3 hari penyelenggaraan dibandingkan tahun lalu yang mencapai angka 140.000 pengunjung dengan dampak ekonomi kurang lebih 4,96 triliun.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap integrasi ajang olahraga internasional dengan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta seni budaya daerah.
Kehadiran UMKM kuliner dan pertunjukan seni di side event MotoGP disebut menjadi nilai pembeda utama ajang balap di Mandalika dibandingkan dengan sirkuit lain di tingkat global.
“Cuma di MotoGP Mandalika ada UMKM, cuma di MotoGP Mandalika ada penampilan tari tradisional sebelum sebelum race-nya,” kata Iqbal.
Mandalika Street Food Festival Vol. 2 menyajikan aneka sajian khas Lombok hingga ragam hidangan nusantara. Selain memanjakan lidah para pengunjung, rangkaian kegiatan ini diintegrasikan dengan hiburan panggung musik dan pameran kebudayaan guna memberikan pengalaman wisata yang berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
































