Hujan Lebat Sekali, Kampung Jawa Praya Banjir

Minggu, 30 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Hujan lebat, Kampung Jawa Praya Lombok Tengah di NTB, Jumat 28/4/2023, terendam banjir yang hampir mencapai atap rumah warga.

Salah seorang Warga, Rusli 45 tahun, berharap agar pemerintah segera tanggap atas bencana tersebut. Apalagi sejumlah keperluan pokok warga, hanyut dibawa air tanpa biasa diselamatkan.

“Semoga pemerintah cepat tanggap dan memikiran bagaimana ke depan agar tidak begini lagi,”kata Rusli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Palagi tutur Rusli, banjir kali ini cukup besar hingga hampir ke atap rumahnya dengan begitu banyak kerugian materil.

BACA JUGA :  Kabupaten Lombok Tengah Bersaing Dengan Kabupaten Lainnya di Anugerah Paritrana Award 2024 

Babinsa Koramil 1620-01 Praya yang bertugas di wilayah Kampung Jawa, Serma Rohadi menuturkan, baanjir itu merendam 13 rumah di Kelurahan Praya ini benar-benar luar biasa, sebagian besar warga terdampak banjir mengalami berbagai macam kerugian materil.

Ia menceritakan informasi yang dihimpun bahwa saat banjir terjadi, saluran air atau sungai yang ada di belakang pemukiman warga mengantarkan air dengan arus yang cukup deras dari hulu sungai. Ditambah lagi arus yang datang dari jalan raya turun ke pemukiman.

BACA JUGA :  Rudy Lombok Usulkan Direksi PTAM Giri Menang Harus Juga Diisi Warga Kota Mataram

Menurutnya, air mulai meninggi pada Jum’at siang dan puncak ketinggian air terjadi pada sore hari. Sementara surutnya air dimulai sekitar pukul 18.30 Wita atau baqda Magrib.

“Banjir hebat saat ini merupakan kejadian luar biasa bagi warga kami yang tinggal disini. Bangunan Sekolah Dasar yang bersebelahan dengan pemukiman warga pun tak luput dari luapan air,” ucapnya, di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Polres Lombok Tengah Terima Kunjungan Wisata Belajar TK IT GMC Puyung

Babinsa menambahkan saat air mulai masuk kedalam rumah awalnya warga sempat mempersiapkan beberapa barang masing-masing untuk diselamatkan, karena tepat di siang itu warga juga tengah beramai ramai saling membantu mempersiapkan masakan untuk acara yasinan malam, acara 3 hari meninggal dunianya salah seorang warga Gubuk Bawaq.

“Namun tak disangka sangka air naik begitu cepat hingga warga kami semua memilih untuk menyelamatkan diri dan meninggalkan rumah,” Tandasnya.

Berita Terkait

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:55 WIB

KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB

Pemerintahan

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:37 WIB