HM Nursiah Dialog Dengan Warga Muncan Lombok Tengah

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Wakil BuPLpati Lombok Tengah HM Nursiah menyapa masyarakat Desa Muncan, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Jumat (21/9/2024).

Kehadiran HM Nursiah langsung disambut ratusan masyarakat Desa Muncan yang sudah merindukan sosok kehadirannya.

HM Nursiah dijamu masyarakat Desa Muncan dengan hasil bumi mulai dari kacang rebus, jagung rebus hingga pisang rebus ditemani secangkir kopi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dialog bersama Warga Muncan tersebut berlangsung begitu hangat karena berada di tengah-tengah persawahan.

Masyarakat Desa Muncan kemudian menyampaikan sejumlah aspirasinya kepada HM Nursiah diantaranya mengenai persoalan pemekaran desa, bidang pertanian, wisata hingga persoalan jalan desa.

BACA JUGA :  Sat Lantas Polres Lombok Tengah Ambil Andil Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

HM Nursiah menceritakan, dirinya dilantik bersama Lalu Pathul Bahri pada tanggal 26 Februari 2021. Saat memulai pemerintahannya, Pathul-Nursiah langsung dihadapi dengan persoalan Covid-19.

HM Nursiah langsung diberikan tugas bagaimana menangani yang terinfeksi, tempat isolasi, darimana pembiayaan, kebutuhan alat dan lain sebagainya.

“Sehingga Alhamdulillah bisa tertangani. Namun hal itu membuat banyak berubah. Keuangan (APBD) kita berubah menjadi ke kesehatan. Hingga akhirnya RPJMD Lombok Tengah baru bisa kita mulai pada tahun 2023,” jelas HM Nursiah.

Dikatakan HM Nursiah, selama sisa dua tahun kepemimpinan, pihaknya bersyukur banyak sekali peningkatan pembangunan.

BACA JUGA :  Tanpa Ampun, Oknum DC Diduga Dibantu Oknum Polisi Rampas Mobil Ibu dan Balitanya

Menurutnya jika dihitung berbagai program yang sudah dilaksanakan, maka sudah terealisasi meskipun ada keluhan keluarga Lombok Tengah.

Berbagai bentuknya banyak sekali di antaranya pembangunan jalan yang sudah mencapai 88 persen dengan status mantap.

Pihaknya tinggal menyelesaikan sisanya sebanyak 12 persen sehingga dibutuhkan keberlanjutan pembangunan untuk proses berikutnya.

“Di bidang kesehatan, pernah kita usulkan supaya puskesmas kita ini Puskesmas Kopang menjadi Rumah Sakit Pratama. Nantinya dengan dua gedung sudah cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Dikatakannya, angka kasus stunting di daerah setempat telah menurun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, karena mencapai 10,14 persen.

BACA JUGA :  Polres Loteng Amankan Kegiatan HUT Partai Golkar di Alun-alun Tastura Praya

“Angka stunting di Lombok Tengah mencapai 10,14 persen atau telah di bawah target nasional yakni 14 persen,” kata HM Nursiah.

la mengatakan, angka kasus stunting di Lombok Tengah pada akhir 2023 mencapai 13,34 persen atau sudah di bawah target nasional.

Namun pemerintah daerah terus melakukan terobosan dengan pemberian makanan tambahan, sehingga angka stunting terus mengalami penurunan setiap bulan.

Capaian membanggakan lainnya adalah kemiskinan di Lombok Tengah saat ini hanya 12,07 persen.

“Alhamdulillah Pasar Jelojok terus kita tingkatkan. Dan sekarang bakal kita kembangkan termasuk pengusulan pembangunan jalan nasional Jelojok-Praya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU