Gerakan I’M ADAM ISRAEL-PALESTINA Galaruwa Minta Pemerintah Netral Terhadap Perang Israel – Palestina

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan I’M ADAM ISRAEL-PALESTINA Galaruwa Minta Pemerintah Netral Terhadap Perang Israel – Palestina

JAKARTA – kelompok masyarakat yang tergabung dalam Gerakan I’M ADAM ISRAEL-PALESTINE berpendapat Israel dan Palestina adalah dua bangsa bersaudara, Jangan adu Domba, UUD 1945 menyebutkan Kemerdekaan adalah hal segala Bangsa, Israel dan Palestina berhak Merdeka.

Organisasi Galaruwa yang mempelopori Gerakan I’M ADAM ISRAEL-PALESTINE, meminta kepada pemerintah anjurkan dialog damai, sikap adil dan Non-Partisan kepada Pemerintah RI di Kedutaan Besar AS di Lapangan Patung Kuda, Jakarta, 20 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasi tersebut Gerakan I’M ADAM ISRAEL-PALESTINE, bertujuan untuk menyampaikan keprihatinan kelompok masyarakat hukum adat nusantara dan masyarakt umum Indonesia yang tergabung dalam GALARUWA atas sikap partisan Pemerintah Indonesia dalam menyikapi konflik Israel-Palestina.

BACA JUGA :  Pangdam XII/Tpr Pimpin Sidang Pemilihan Caba PK Reguler Wanita dan Sumber Keahlian TA 2023

1. Pemerintah Indonesia harus Netral, tidak berpihak pada salah satu pihak dan mengutuk salah satu pihak.

2. Tegakkan ideologi Negara (Pancasila)

3. Tegakkan Konstitusi, Bahwa Indonesia bukan negara Agama dan bukan negara sekuler.

4. Tindak tegas pengganggu ketertiban umum dan perusak kepentingan nasional.

5. Tegakkan HAM, serta hentikan segala bentuk dan upaya diskriminasi, persekusi, intoleransi dan intimidasi.

Dalam acara tersebut, para
peserta menyampaikan surat kepada Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI, dan Ketua MPR RI, berisi keprihatinan mendalam kami kemudian mendesak pemerintah mengambil sikap adil dan netral dalam menyikapi konflik Israel Hamas.

BACA JUGA :  Monitoring SPBU Dilakukan Subdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda NTB di Kota Mataram

Gerakan tersebut menekankan potensi
terkikisnya pusat kekuatan strategis bangsa yaitu semangat persatuan dan kesatuan ke-Indonesiaan akibat kebijakan politik luar
negeri saat ini.

Dalam semangat memajukan perdamaian dan keadilan, Gerakan I’M ADAM ISRAEL- PALESTINE dengan penuh hormat
meminta Pemerintah Indonesia untuk
mempertimbangkan upaya perubahan paradigma dan melakukan tindakan nyata.
Hal ini termasuk mengambil
peran mediator dalam konflik Hamas-Israel atau Palestina Israel, memfasilitasi dialog di tingkat elit, dan mendorong kerja sama People-to-People di antara pihak-pihak yang
terlibat konflik di Kawasan tersebut.

Gerakan ini menggarisbawahi
pentingnya mengakui hak universal atas kebebasan dan kemerdekaan, yang
berlaku bagi semua orang, termasuk rakyat Palestina dan rakyat Israel. Dalam
advokasi penghapusan kolonialisme secara global, para peserta menyatakan
keyakinan mereka akan pentingnya pendekatan yang adil dan seimbang untuk
menumbuhkan pemahaman di antara pihak-pihak yang berkonflik.

BACA JUGA :  Ribuan Massa Organisasi Pemuda Pancasila Kab.Bekasi Gelar Aksi Damai di Depan PT. TBINA

Menyadari adanya tantangan dalam membentuk kebijakan hubungan internasional, gerakan ini menyatakan
keyakinannya terhadap kemampuan Indonesia untuk memainkan peran penting
dalam mendorong dialog dan perdamaian, serta meningkatkan reputasinya
sebagai mercusuar perdamaian secara global.

Surat kepada Presiden Joko Widodo tersebut
menguraikan enam tuntutan, yang menekankan amanat konstitusi untuk bersikap netral dan proaktif, menjunjung tinggi Pancasila dan konstitusi, menegaskan Indonesia sebagai negara yang bukan negara agama dan juga bukan negara
sekuler, menjunjung tinggi hak asasi manusia, dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu ketertiban
kepentingan nasiomal.

Berita Terkait

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

BERITA TERBARU