Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polres Loteng Tanam Jagung Serentak Kuartal III

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Polres Lombok Tengah mengambil peran aktif dalam mendukung program swasembada pangan nasional dengan melakukan penanaman jagung serentak se-Indonesia Kuartal III yang berlokasi di Dusun Muhajirin, Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Rabu (9/7).

Penanaman dilakukan dilahan seluas 1,23 hektar dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K, dan dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Tengah, menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan Swasembada Pangan Nasional.

BACA JUGA :  Forum Rakyat NTB Kecam Aksi Premanisme Debt Collector di Lombok

Dalam sambutannya, Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto menekankan bahwa penanaman jagung serentak secara nasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas disektor pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diharapkan penanaman ini dapat menyumbang surplus bagi ketahanan pangan, sehingga pada akhirnya sesuai dengan program Asta Cita Presiden RI menjadikan Indonesia swasembada pangan nasional,” ujarnya.

BACA JUGA :  AMSI NTB Sesalkan Ormas di Lombok Intimidasi Pers melalui Somasi

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari penyediaan bibit unggul, distribusi dan ketersediaan pupuk, hingga pendampingan di lapangan bagi pemilik lahan dan para petani. Ia berharap sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat terus berlangsung demi kesejahteraan bersama.

BACA JUGA :  Pemkab Lombok Tengah Gelar Bimbingan Manasik Haji, 840 Jamaah Siap Berangkat

Selain kegiatan penanaman, Polres Lombok Tengah juga secara simbolis menyalurkan bibit jagung kepada masyarakat, menandakan dukungan nyata terhadap upaya peningkatan produksi pertanian di tingkat petani.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi antara Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan menuju swasembada pangan nasional.

Berita Terkait

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

BERITA TERBARU