Dapur MBG Labulia 2 Terancam Ditutup, Pemilik Bentak Wartawan Saat Investigasi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tim pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi terkait progres perbaikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Labulia 2.

Hasilnya, tim menemukan fakta bahwa belum ada perbaikan substansial pada fasilitas tersebut, di tengah insiden intimidasi terhadap awak media yang sedang bertugas.

​Berdasarkan hasil pengawasan, aktivitas di lapangan ditemukan hanya sebatas pembongkaran gerbang dan pemisahan struktur bangunan. Tidak terlihat adanya penggantian unit dapur baru atau renovasi yang sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan BGN.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kondisi area dapur masih tidak standar dan rentan. Kami memberikan tenggat waktu 7 hari ke depan untuk melihat perubahan fisik menjadi layak,” ujar perwakilan pengawas BGN kepada awak media, (10/2/2026).

BACA JUGA :  Indonesia GP 2023 Sukses Digelar, 100 Ribu Lebih Penonton Hadir Di Sirkuit Mandalika

​Pihak BGN menegaskan, jika dalam satu minggu ke depan progres tetap nihil, pihaknya akan menerbitkan Surat Peringatan 2 (SP2). Jika tetap tidak ada tindak lanjut, operasional dapur terancam ditutup secara permanen demi menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat.

​Di tengah upaya pengawasan tersebut, terjadi insiden kurang menyenangkan saat tim investigasi media melakukan peliputan. Pemilik dapur beserta karyawan melakukan perlawanan keras dan memaksa wartawan menghapus dokumentasi bangunan yang diambil dari luar area dapur.

BACA JUGA :  DPC Demokrat Kota Tangerang Lantik Pimpinan Ranting

​”Hapus foto-foto bangunan dapur yang Anda foto itu! Anda tidak ada hak mengambil foto bangunan dapur ini karena tidak ada izin dari pemiliknya!” bentak pemilik dapur dengan nada tinggi sembari mengeluarkan kata-kata tidak pantas.

​Menanggapi insiden tersebut, Direktur FP4 NTB, Lalu Habib, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa program MBG adalah program nasional yang dibiayai oleh negara, sehingga publik berhak mengetahui proses pengelolaannya.

​”Malah jadi pertanyaan, ada apa di dapur tersebut hingga melarang wartawan memotret dari luar?” tegas Lalu Habib. Ia meminta BGN untuk bersikap transparan dan mengungkap kondisi sebenarnya di dalam dapur tersebut guna memastikan kualitas gizi anak bangsa tetap terjaga.

BACA JUGA :  Diduga Langgar Aturan PT.DTL Somasi BP Batam !

​Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Labulia 2, Jamaludin, membenarkan adanya temuan tim BGN tersebut. Melalui pesan singkat, ia menyatakan bahwa saat ini proses perbaikan masih terus diupayakan oleh pihak mitra.

​”Iya memang benar dan itu masih progres dari mitra,” jawab Jamaludin singkat saat dikonfirmasi via WhatsApp (10/2).

​Kasus ini kini menjadi sorotan publik, menanti komitmen mitra pemerintah dalam memenuhi standar operasional demi kelangsungan program Makan Bergizi Gratis di Nusa Tenggara Barat.

Berita Terkait

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

BERITA TERBARU