Capai 267.500 Ton Produksi, Jagung Sumbawa Dikirim ke Filipina

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatatkan langkah strategis menuju pasar global. Sebanyak 6.000 ton jagung asal Kabupaten Sumbawa resmi diekspor ke Filipina melalui Pelabuhan Badas, Senin (24/6). Dalam seremoni pelepasan ekspor jagung yang dihadiri pejabat nasional dan daerah.

Hadir dalam acara tersebut Tenaga Ahli Menteri Pertanian Prof. Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc., perwakilan dari Badan Pangan Nasional Dr. Saleh, Bupati Sumbawa Drs. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Asisten II NTB Lalu Moh Faozal.

Ekspor ini merupakan hasil kerja sama antara petani jagung Sumbawa dan PT Segar Agro Nusantara selaku mitra ekspor.

BACA JUGA :  PDAM di Loteng Gelar Pelatihan Untuk Warga Lingkar Mata Air

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya jagung sebagai penopang ekonomi masyarakat.

“Padi dan jagung bukan sekadar komoditas, tapi tulang punggung ekonomi keluarga di Sumbawa,” ujar Jarot.

Ia menambahkan bahwa hingga Juni 2025, produksi jagung di Sumbawa telah mencapai 267.500 ton dari total 60 ribu hektare lahan panen. Tahun sebelumnya, Kabupaten Sumbawa menghasilkan 715 ribu ton jagung dari lahan seluas 98 ribu hektare, menjadikannya sebagai daerah penghasil jagung tertinggi di NTB sekaligus salah satu penyuplai utama stok jagung nasional.

BACA JUGA :  Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Turun 1,39% di Tahun 2025

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Prof. Hasil Sembiring dalam sambutannya mendorong peningkatan produktivitas yang berkelanjutan.

“Kita tidak hanya perlu memperluas panen, tapi juga meningkatkan produktivitas dengan tetap memperhatikan aspek ramah lingkungan,” ujarnya.

“Kalau ada hambatan di lapangan, laporkan langsung agar segera diselesaikan,” tambahnya.

Momentum ekspor ini menandai keseriusan NTB dalam mendorong komoditas lokal untuk menembus pasar internasional, sejalan dengan visi “NTB Makmur Mendunia” yang terus digaungkan oleh pemerintah provinsi.

BACA JUGA :  Rayakan Hari Kemerdekaan, Bupati Pimpin Pembuatan Formasi 80 HUT RI

Assisten II Setda Provinsi NTB Lalu Moh Faozal mengatakan, potensi jagung Provinsi NTB begitu besar. Selain mengandalkan serapan Bulog, kerja sama dengan perusahaan penting.

“Kita ini surplus jagung, jadi sangat bagus kita perluas lagi sasarannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, sesuai arahan Gubernur NTB, jagung NTB harus dipikirkan hilirisasinya, selain mengirim dalam bentuk mentah. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan komunikasi dengan sejumlah perusahaan.

“Saya diminta khusus berkomunikasi soal pengolahan jagung. Ini salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah,” tambahnya.

Berita Terkait

Lantik 9 Pejabat di Bulan Ramadan, Bupati Lombok Tengah: Momentum Perbaiki Birokrasi
Wagub NTB di Safari Ramadan Sumbawa: Pastikan Tetangga Tak Ada yang Kesusahan
Safari Ramadan di Sumbawa, Gubernur NTB Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Brang Biji
Bupati Pathul Bahri Dampingi Gubernur Lalu Iqbal Resmikan Lentera Ramadhan 2026 di Lombok Tengah
Bukan Sekadar Slogan, Visi ‘Masmirah’ Jadi Jembatan Utama Pembangunan Lombok Tengah di 2027
Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data
Bupati Lombok Tengah Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Regulasi Harus Berorientasi Manfaat Publik
Wabup Nursiah: Generasi Muda Lombok Tengah Jangan Terlena Kemajuan Zaman
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:40 WIB

Lantik 9 Pejabat di Bulan Ramadan, Bupati Lombok Tengah: Momentum Perbaiki Birokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:35 WIB

Wagub NTB di Safari Ramadan Sumbawa: Pastikan Tetangga Tak Ada yang Kesusahan

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:13 WIB

Safari Ramadan di Sumbawa, Gubernur NTB Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Brang Biji

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pathul Bahri Dampingi Gubernur Lalu Iqbal Resmikan Lentera Ramadhan 2026 di Lombok Tengah

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:48 WIB

Bukan Sekadar Slogan, Visi ‘Masmirah’ Jadi Jembatan Utama Pembangunan Lombok Tengah di 2027

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:50 WIB

Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data

Senin, 23 Februari 2026 - 12:20 WIB

Bupati Lombok Tengah Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Regulasi Harus Berorientasi Manfaat Publik

Senin, 16 Februari 2026 - 22:19 WIB

Wabup Nursiah: Generasi Muda Lombok Tengah Jangan Terlena Kemajuan Zaman

BERITA TERBARU